INFOGRESIK – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik resmi meluncurkan platform digital inovatif bernama EDUTRUST pada Jumat (24/4/2026).
Peluncuran yang digelar di SMA Negeri 1 Manyar ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi kinerja sekolah di seluruh wilayah Gresik.
EDUTRUST hadir sebagai ekosistem digital terintegrasi yang menghubungkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari Cabdin, pengawas, kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, hingga dunia industri. Melalui sistem ini, kebijakan dan performa sekolah dapat dipantau secara langsung (real-time).
Kepala Cabdin Gresik, Eko Agus Suwandi, menegaskan bahwa kehadiran EDUTRUST bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan upaya nyata mengakhiri praktik birokrasi yang tertutup.
Baca juga: Partisipasi Tembus 99,7 Persen, Hari Pertama TKA SMP di Gresik Berjalan Sukses
“Ini bukan sekadar aplikasi. EDUTRUST memastikan tidak ada lagi kinerja yang samar. Semua terukur, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Salah satu fitur unggulan dalam platform ini adalah Trust Index, yakni indikator penilaian yang berfungsi sebagai “rapor kepercayaan” bagi sekolah. Penilaian dilakukan berdasarkan kecepatan layanan, transparansi, kolaborasi, serta kualitas tata kelola.
Dengan sistem ini, sekolah dituntut menunjukkan kinerja nyata, bukan sekadar laporan administratif.
“Sekolah sekarang tidak bisa main aman. Publik bisa melihat bagaimana performa mereka. Ini mendorong budaya kerja yang cepat, tepat, dan terbuka,” tambah Eko.
Tak hanya itu, EDUTRUST juga dilengkapi berbagai fitur strategis lain, seperti:
- Deteksi Dini: Mengidentifikasi potensi siswa putus sekolah sejak awal
- Service Level Agreement (SLA): Menjamin kecepatan dan kualitas layanan sekolah
- Kanal Aspirasi: Wadah komunikasi langsung bagi siswa dan orang tua
- Koneksi Industri: Mendukung kerja sama magang dan penguatan pendidikan vokasi, khususnya SMK
Platform ini mengusung mekanisme multi-role, yang mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen pendidikan. Sistem ticketing dan pelaporan wilayah yang terintegrasi juga diklaim sulit dimanipulasi.
“Kami ingin pendidikan di Gresik bukan hanya canggih, tetapi juga dipercaya. EDUTRUST ini tentang kejujuran sistem dan akuntabilitas nyata,” pungkasnya.
Dengan implementasi EDUTRUST, dunia pendidikan di Kabupaten Gresik memasuki babak baru—lebih terbuka, transparan, dan berorientasi pada integritas layanan publik.
