INFOGRESIK – Ribuan penggemar memadati Atrium Gressmall pada Jumat (15/5/2026) untuk menghadiri Meet and Greet film “Sekawan Limo 2: Gunung Klawih”. Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga area acara dipenuhi lautan penonton sejak siang hari sebelum acara dimulai.
Pengunjung dari berbagai kalangan, mulai remaja, komunitas film, hingga keluarga, tampak rela berdesakan demi menyaksikan langsung para pemain film yang hadir. Euforia penonton bahkan sudah terlihat sejak pemutaran spesial di XXI Gressmall, di mana tiket screening film tersebut ludes terjual dalam waktu singkat.
Suasana semakin meriah saat para cast seperti Bayu Skak, Tutus Thompson, Benedictus Siregar, Indra Pramujito, Firza Falaza, dan Elsa Japasal naik ke atas panggung usai mengikuti pemutaran perdana di Studio 2 XXI Gressmall.
Baca juga: Pemain “Shaka Oh Shaka” Sapa Penggemar di Gressmall, Antusiasme Penonton Membludak
Keriuhan penonton semakin pecah ketika grup musik Yowis Ben yang dipimpin Bayu Skak tampil menghibur pengunjung. Ribuan penonton serentak bernyanyi bersama dan memenuhi seluruh area atrium dengan sorakan meriah.
Selama acara berlangsung, penonton tampak aktif mengikuti berbagai sesi interaktif, mulai dari talkshow, games, hingga perebutan merchandise eksklusif yang dibagikan para pemain.
General Manager Gressmall, Erich Pramono Bangun, mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat Gresik terhadap acara tersebut.
Baca juga: Sapa Penonton Film Komang, Raim Laode Senang dengan Antusias Warga Gresik
“Antusiasme masyarakat Gresik terhadap Meet and Greet film ‘Sekawan Limo 2: Gunung Klawih’ sangat luar biasa. Hal ini membuktikan bahwa industri kreatif Indonesia memiliki tempat yang besar di hati masyarakat. Gressmall bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan dan perkembangan industri kreatif tersebut dengan menghadirkan pengalaman hiburan yang dekat, interaktif, dan berkesan bagi seluruh pengunjung. Ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami,” ujarnya.
Tingginya respons masyarakat terhadap film “Sekawan Limo 2: Gunung Klawih” menjadi bukti kuat bahwa film bergenre komedi-horor berlatar budaya Jawa Timur tersebut sangat dinantikan publik. Kesuksesan acara ini sekaligus mempertegas posisi Gressmall sebagai pusat hiburan dan ruang interaksi antara industri kreatif dengan para penggemarnya di Gresik.
