INFOGRESIK – Pemerintah Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik sukses menggelar kegiatan wisuda lintas generasi yang unik dan inspiratif di Balai Desa Pongangan pada Rabu (3/6/2026). Momen istimewa ini mewisuda tiga generasi sekaligus, mulai dari kakek-nenek, orang tua, hingga balita, sebagai langkah nyata memperkuat ketahanan dan pemberdayaan keluarga.
Para peserta dari berbagai kelompok usia tersebut diwisuda secara bergantian setelah berhasil menyelesaikan seluruh program pendidikan serta pembinaan nonformal yang dijalankan oleh pemerintah desa (pemdes) setempat. Inovasi pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan di tingkat desa ini langsung menuai banyak apresiasi dari berbagai pihak.
Ketua TP PKK Desa Pongangan sekaligus Kepala Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan Sekolah Lanjut Usia Tangguh (Selantang), Ikhtisholiyah, memaparkan jumlah wisudawan tahun ini. Sebanyak 117 peserta terlibat, yang terdiri atas 24 peserta SOTH Bina Keluarga Balita (BKB) Emas, 46 balita penerima sertifikat Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), serta 47 peserta lanjut usia yang dinyatakan lulus dari Selantang Standar 3.
Baca juga: Lomba Buat Menu Stunting, Cara PKK Desa Pongangan Manyar Semarakkan HUT RI
Ikhtisholiyah menjelaskan bahwa SOTH BKB Emas merupakan program kolaborasi antara BKKBN dan TP PKK yang berfokus pada pembinaan orang tua demi mengeliminasi masalah stunting pada anak.
“Program ini bertujuan membekali orang tua dengan keterampilan fisik, mental, dan emosional agar anak tumbuh cerdas dan sehat,” jelasnya dalam laporan tertulis, Rabu (3/6).
Di samping pembinaan orang tua, pemberian sertifikat IDL juga diintegrasikan guna mendongkrak kesadaran dan partisipasi aktif para ibu dalam memenuhi hak kesehatan anak melalui imunisasi dasar lengkap sesuai dengan linimasa medis yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Desa Pongangan, Aang Chunaifi, menyampaikan rasa bangganya terhadap konsistensi program Selantang yang telah berjalan sejak 2022. Ia mengungkapkan bahwa program inovatif ini kini telah diakui sebagai model percontohan (pilot project) utama sekolah lansia di tingkat kabupaten.
“Sekolah Lansia Tangguh Desa Pongangan ini telah menjadi model percontohan atau pilot project Selantang di wilayah Kabupaten Gresik. Sehingga baru-baru ini mendapat penghargaan dari Bupati Gresik sebagai inisiator Selantang tingkat kabupaten,” ungkap Aang.
Lebih lanjut, Aang menceritakan kilas balik berdirinya Selantang yang bermula dari keprihatinan sosial saat puncak pandemi Covid-19 pada 2022. Kala itu, tingkat mortalitas warga lanjut usia di Perumahan Pongangan Indah (PPI) sangat tinggi akibat paparan virus, bahkan dalam sehari bisa ada enam hingga tujuh lansia yang meninggal dunia.
Baca juga: Anak Guru Honorer Jadi Lulusan Terbaik UMG, Wabup Gresik Dorong Wisudawan Ciptakan Peluang Kerja
Peristiwa kelam tersebut memicu pemdes untuk melahirkan program pemberdayaan agar para lansia bisa menjaga imunitas, tetap hidup sehat, dan memiliki ruang aktivitas positif. Kendati dinamai sekolah, Aang menegaskan format pembelajarannya didesain sekondusif dan senyaman mungkin bagi kelompok usia senja.
“Di sini tidak ada pekerjaan rumah, tidak ada ujian yang menakutkan. Yang ada adalah semangat belajar, semangat sehat, dan semangat untuk tetap produktif di usia senja,” tambah Aang.
Apresiasi tinggi turut mengalir dari Ketua TP PKK Kecamatan Manyar, Kumala Wulandari Susilo. Menurutnya, Pemerintah Desa Pongangan berhasil memelopori program edukasi yang inklusif dengan menyentuh seluruh kelompok usia warganya.
Melalui keterpaduan program yang menyasar anak-anak, orang tua, hingga lansia ini, Desa Pongangan dinilai berhasil membuktikan komitmen konkretnya dalam membangun pilar keluarga yang sehat, tangguh, dan berkualitas sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat desa yang berkelanjutan.
