INFOGRESIK – Gerak cepat Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik dalam mengamankan 54 pemuda yang terlibat balap liar di Jalan Betoyo, Kecamatan Manyar pada Rabu (19/3/2025) dini hari, mendapat apresiasi dari masyarakat.
Warga mengaku, selama ini merasa kesal lantaran aktivitas balap liar sudah sangat mengganggu dan membahayakan pengendara lain yang melintas. Bahkan suara knalpot sepeda motor terdengar hingga ke perkampungan warga.
“Terus nek balapan oleh e opo ya. Keren ora, ganteng ora. Onok cuman nyesel paling. Muak nontok wong track-trackan ngene. Ganggu wong turu dan ganggu kuping,” tulis akun @agnes_charis mengomentari postingan di Instagram Infogresik.
Dalam operasi ini, puluhan pemuda yang diamankan tim Kalam Munyeng tak hanya berasal dari Kabupaten Gresik saja, tetapi juga dari Kabupaten Lamongan dan Bojonegoro. Kebanyakan dari mereka masih berstatus pelajar. Dalam pengamanan tersebut, mereka dibawa ke Polres Gresik dengan dinaikkan truk trailer.
“Keren ini. Ben kapok. Kayaknya hanya di kota Gresik ini ya yang diangkut ke truk trailer. Keren nih Pak Pol (Polisi,red),” kata @esmirald8.
“Wis gitu. Trailer langsung di gas pol ae pak. Ndak usah diabani sing gocekan motor-motor kae. Engkok lak seru dideloke,” tambah @Angant1110 kesal.
Warga berharap agar puluhan pemuda yang tertangkap dapat diberi sanksi dan pembinaan. “Tolong dibina pak anak-anak itu sampai jadi anak sholeh,” ujar pemilik akun @surinamecow.
Sebagaimana diberikan sebelumnya, sebanyak 54 pemuda yang terlibat balap liar di Jalan Betoyo Manyar berhasil diamankan Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik, Rabu (19/3/2025).
“Dari hasil introgasi, diketahui kedatangan mereka atas undangan melalui pesan Whatsapp bahwa akan dilaksanakan balap liar antara klub Gresik VS Lamongan,” ungkap AKP Heri Nugroho.
Sementara itu, kendaraan sepeda motor yang terlibat balap liar akan diamankan di Mapolres Gresik hingga selesai lebaran.
