INFOGRESIK – Kebakaran akibat korsleting listrik terjadi di kawasan industri PT Mulia Grand Manufacture, Jalan Raya Boboh No. 89, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Sabtu (18/7/2026) malam.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui para pekerja pabrik sekitar pukul 19.13 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, kepulan asap tiba-tiba muncul dari kabel listrik yang terhubung ke panel mesin utama.
Mengetahui adanya percikan api dan asap, salah seorang pekerja segera melaporkan kejadian itu kepada pihak HRD perusahaan. Laporan kemudian diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik.
Baca juga: Kecelakaan Kerja di Driyorejo, Karyawan CV Asindo Stone Meninggal Tertimpa Marmer
Menerima laporan tersebut, personel Damkarla Pos Menganti langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai air menuju lokasi.
Saat proses pemadaman, petugas menghadapi kendala karena pihak perusahaan tidak memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) jenis CO2 yang diperuntukkan untuk menangani kebakaran pada instalasi listrik.
Untuk mencegah api merambat hingga memicu ledakan pada panel mesin utama, petugas akhirnya mengambil langkah darurat dengan memadamkan bara api pada kabel menggunakan air mineral dalam botol secara perlahan dan hati-hati hingga api benar-benar padam.
Baca juga: Lapak Nasi Goreng di Jalan Proklamasi Gresik Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
“Kebakaran akibat korsleting kabel berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 21.40 WIB setelah petugas melakukan penanganan intensif,” tulis Perwira Piket Damkarla Gresik, Rizal Sulistyo Nugroho, dalam laporan tertulisnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Setelah situasi dipastikan aman dan kondusif, empat personel Damkarla yang bertugas, yakni Riduwan, Sayyid, Rozaq, dan Rayhan, melakukan pendataan sebelum kembali ke Pos Damkarla Menganti.
