INFOGRESIK – Penerapan prinsip Green and Smart Port secara konsisten menjadi faktor utama yang mengantarkan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) milik Petrokimia Gresik meraih predikat pelabuhan terbaik nasional dalam ajang Green and Smart Port Initiatives (GSPI) Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) 2026.
Melalui penguatan tata kelola kepelabuhanan, efisiensi energi, sistem operasional berbasis digital yang terintegrasi, serta inovasi berkelanjutan, TUKS Petrokimia Gresik berhasil meningkatkan nilai asesmen secara signifikan hingga mencapai skor akhir 94 persen. Capaian tersebut melonjak dari skor 82 persen pada tahun 2022.
Penilaian komprehensif tersebut dilakukan berdasarkan Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023 yang mengacu pada regulasi nasional serta praktik terbaik internasional.
Implementasi aspek keberlanjutan, keselamatan, efisiensi operasional, dan digitalisasi dalam pengelolaan kepelabuhanan tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Dermaga C Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Selasa (15/7/2026).
Menko Zulhas menegaskan, transformasi yang dilakukan Petrokimia Gresik merupakan langkah tepat dalam menjawab kebutuhan sistem logistik pangan Indonesia yang andal.
“Pelabuhan adalah simpul strategis yang menghubungkan produksi, distribusi, hingga ketersediaan pangan di seluruh Indonesia. Karena itu, transformasi pelabuhan menuju ekosistem yang hijau dan cerdas bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan,” ujar Menko Zulhas.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan integrasi aspek operasional dan lingkungan menjadi kunci keberhasilan perusahaan dalam mengelola infrastruktur kepelabuhanan guna mendukung kedaulatan pangan nasional.
Baca juga: Tinjau Tambak di Desa Pangkahwetan Gresik, Menko Zulhas Minta Kampung Bandeng Suplai Kebutuhan MBG
“Bagi kami, kepelabuhanan merupakan infrastruktur strategis yang memastikan kelancaran pasokan bahan baku bagi proses produksi serta distribusi pupuk ke berbagai wilayah Indonesia guna mendukung kedaulatan pangan nasional. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja keras seluruh insan Petrokimia Gresik dan dukungan para pemangku kepentingan dalam menghadirkan pengelolaan kepelabuhanan yang semakin hijau, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Daconi.
Ke depan, manajemen Petrokimia Gresik memastikan transformasi kepelabuhanan akan terus diperkuat untuk mengoptimalkan kinerja logistik perusahaan.
“Kami tidak akan berhenti pada penghargaan ini. Ke depan, transformasi kepelabuhanan akan terus kami maksimalkan melalui penguatan digitalisasi, peningkatan standar keselamatan, efisiensi layanan, serta inovasi berkelanjutan agar mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus mendukung sistem logistik pangan nasional,” kata Daconi.
