INFOGRESIK – PT Petrokimia Gresik menyatakan kesiapan mendukung dan bersinergi dalam program unggulan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, khususnya pembinaan keagamaan bagi sekitar 200 warga binaan di Pesantren At-Taubah Rutan Kelas IIB Gresik.
Komitmen tersebut mengemuka saat Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor MUI Kabupaten Gresik pada Selasa (21/7/2026).
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat memperkuat kerja sama strategis yang berfokus pada pemberdayaan dan pelayanan masyarakat, termasuk pendampingan bagi ratusan warga binaan agar memiliki bekal moral dan spiritual saat kembali ke masyarakat.
Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib, menjelaskan bahwa Pesantren At-Taubah telah dibina MUI sejak 2016 sebagai bentuk kepedulian terhadap warga binaan yang membutuhkan pembinaan moral dan spiritual. Hingga kini, sekitar 200 warga binaan aktif mengikuti program tersebut.
“Kita juga memiliki Pesantren At-Taubah di Rutan sejak 2016. Mereka adalah saudara-saudara kita yang perlu dirawat, dibimbing, dan dibentengi dengan nilai-nilai agama,” katanya.
Kiai Rofiq menegaskan, peran MUI tidak hanya terbatas pada pembinaan ibadah, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kemanusiaan. Karena itu, keterlibatan BUMN seperti Petrokimia Gresik dinilai penting untuk memperluas jangkauan dan manfaat program tersebut.
“Keragaman bidang tersebut menunjukkan bahwa pelayanan MUI tidak hanya menyentuh aspek ibadah, tetapi juga menjawab kebutuhan sosial masyarakat,” jelasnya.
Menanggapi paparan mengenai Pesantren At-Taubah dan berbagai unit layanan sosial MUI, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyambut positif peluang sinergi tersebut. Menurutnya, program-program keberlanjutan sosial MUI sejalan dengan misi BUMN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca juga: Ponpes Al-Muniroh Ujungpangkah Bagikan Ratusan Paket Sahur untuk Warga Rutan Kelas IIB Gresik
“Ini gayung bersambut. Kami menawarkan program kerja sama karena program-program MUI sangat bermanfaat bagi masyarakat. MUI melayani umat sekaligus menjadi mitra pemerintah, sedangkan Petrokimia Gresik sebagai BUMN tentu juga menjadi bagian dari mitra MUI,” ujarnya.
Daconi menambahkan, kerja sama tersebut akan dipayungi melalui nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) agar dukungan perusahaan terhadap berbagai program MUI, termasuk pembinaan warga binaan di Rutan Gresik, dapat berjalan lebih optimal.
“Mari kita lanjutkan kerja sama MUI Kabupaten Gresik dengan PT Petrokimia Gresik melalui MoU,” ajaknya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas peran MUI yang selama ini turut mendukung keberlangsungan perusahaan.
Baca juga: Khidmah Tiada Henti, Kunci MUI Gresik Raih Predikat Terbaik Dua Periode Berturut-turut
“Ini suatu kebanggaan bagi kami bisa bersilaturahmi dengan para kiai di MUI Kabupaten Gresik. MUI merupakan bagian penting yang terus mendukung kinerja Petrokimia Gresik sehingga perusahaan dapat terus tumbuh. Alhamdulillah, keuntungan perusahaan terus meningkat hingga tahun ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, Abdul Chalik, mengatakan Pesantren At-Taubah merupakan salah satu Unit Kerja Teknis (UKT) yang terus diperkuat untuk memperluas khidmah keagamaan dan kemanusiaan.
“Untuk memperluas khidmah kepada umat, MUI Kabupaten Gresik juga memiliki sejumlah Unit Kerja Teknis, di antaranya Pusat Layanan dan Konsultasi Keagamaan, Pesantren At-Taubah Rutan Gresik, Koperasi Syariah (Kopsyah) MUI, Rumah Umat Peduli Sesama (RUPS), Pusat Layanan Sertifikasi Halal (PLSH), hingga Pusat Layanan Konseling Pranikah dan Keluarga Sakinah,” jelasnya.
