INFOGRESIK — Dua atlet muda binaan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Gresik berhasil mengharumkan nama daerah setelah meraih medali pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan Jawa Timur Kelompok Umur 15 Tahun. Prestasi tersebut mengantarkan keduanya lolos mewakili Jawa Timur pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2026.
Dua atlet tersebut yakni Mayyaza Humaira A., siswi kelas VII SMP Muhammadiyah 12 GKB yang meraih medali perak, serta Aprilia Dara Cantika, siswi kelas VIII SMP Negeri 1 Gresik yang sukses membawa pulang medali perunggu.
Menjelang keberangkatan ke Kejurnas, kedua atlet didampingi pengurus Perpani dan KONI Gresik bersilaturahmi untuk memohon doa restu kepada Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, di Kantor Wakil Bupati Gresik, Rabu (8/7/2026).
Baca juga: Bikin Bangga, Dua Atlet Binaan Petrokimia Gresik Raih Empat Medali Kejurnas Aquatik 2025
Mayyaza dan Aprilia dijadwalkan tampil pada Kejurnas Panahan Junior 2026 yang diselenggarakan Pengurus Pusat (PP) Perpani pada 21–29 Juli 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Kejuaraan ini juga menjadi salah satu ajang pembinaan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur di Surabaya tahun depan.
Ketua Perpani Gresik, Ari Primantara, mengapresiasi capaian kedua atlet tersebut. Menurutnya, prestasi itu merupakan hasil dari pembinaan yang konsisten meski organisasi Perpani Gresik baru berdiri sekitar dua tahun.
“Prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras pengurus dan atlet yang terus berlatih serta keberanian mereka mengikuti berbagai kejuaraan. Meski baru terbentuk sekitar dua tahun, Perpani Gresik sudah mampu melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing dan meraih prestasi di berbagai ajang,” ujarnya.
Baca juga: Tampil Apik, Tim Ski Air Gresik Sabet 3 Emas, 2 Perak, dan 3 Perunggu di Kejurprov 2026
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, menyampaikan dukungannya terhadap pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Gresik. Menurutnya, tujuan utama pembinaan olahraga bukan semata mengejar medali, melainkan membentuk karakter generasi muda.
“Terima kasih atas silaturahminya. Saya titip, target adanya cabang olahraga bukan hanya berapa medali yang didapat, tetapi berapa banyak anak muda yang dibimbing menjadi lebih baik agar terhindar dari kenakalan remaja,” kata dr. Alif.
Dalam kesempatan itu, dr. Alif juga mendorong Perpani Gresik agar aktif menggelar kejuaraan tingkat lokal sebagai upaya menjaring bibit-bibit atlet baru sekaligus memastikan organisasi tetap terbuka dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
