INFOGRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik secara resmi memulai pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu.
Acara yang ditandai dengan doa bersama pada Selasa (9/12) ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan perwujudan komitmen daerah dalam mendukung penuh program strategis nasional, Asta Cita, yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, yang hadir memimpin acara, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan solid dari seluruh pihak, mulai dari jajaran Pemkab, Forkopimda, pihak kontraktor, hingga peran sentral masyarakat setempat.
Desa Raci Tengah dipilih menjadi lokasi pembangunan permanen Sekolah Rakyat ini, sekaligus menegaskan kesiapan Gresik sebagai salah satu dari lima daerah di Jawa Timur yang didapuk menjadi pelaksana proyek nasional ini.
“Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional dalam meningkatkan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat serta mewujudkan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ucap Washil.
Baca juga: SRT Gresik Segera Terwujud, Bupati Gus Yani Blusukan ke Semarang Adopsi Model Pendidikan Kemensos
Ia menekankan bahwa program ini melampaui pembangunan fisik semata. Sekolah Rakyat hadir sebagai upaya negara menyediakan ruang belajar yang inklusif, terjangkau, dan berkualitas bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan pendidikan yang lebih besar.
“Ini adalah pembangunan kualitas sumber daya manusia yang nantinya akan menjadi pondasi kemajuan bangsa,” tambahnya.
Pembangunan Sekolah Rakyat di atas lahan seluas 6,2 hektare ini direncanakan akan menampung kapasitas yang sangat besar. Nantinya, sekolah ini akan mengakomodasi total 75 Rombongan Belajar (Rombel) untuk siswa SD, 75 Rombel SMP, dan 75 Rombel SMA, ditambah 75 siswa dari Sekolah Rakyat rintisan yang saat ini masih beroperasi di Desa Mriyunan. Pemkab Gresik telah berkomitmen penuh untuk menyukseskan program ini.
“Mulai dari penyediaan lahan, fasilitasi perizinan hingga pendampingan dalam pelaksanaan pembangunan,” ungkap Sekda Washil, yang optimis bahwa gedung ini dapat selesai tepat waktu, tepat mutu, dan sesuai jadwal.
“Mudah-mudahan bulan Juli sekolah ini sudah terbangun dan dapat dipakai oleh anak-anak kita di Kabupaten Gresik,” harapnya.
Baca juga: Gelar Maulid Nabi di Sekolah Rakyat, GOW Gresik Bagikan Hadiah Alat Tulis hingga Kipas untuk Siswa
Dari sisi teknis, Satuan Kerja (Satker) Kementerian PUPR yang diwakili oleh PPK PPS2 Jatim, M. Akbar Ansyari, menyampaikan harapan bahwa proyek ini tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi serta menciptakan lapangan kerja baru, terutama bagi warga yang dilalui oleh pembangunan ini,” harap Akbar Ansyari, menyoroti peluang bagi UMKM dan kesempatan kerja lokal.
