INFOGRESIK – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Gresik memicu bencana tanah longsor di Desa Patar Selamat, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, pada Rabu (7/1/2026) siang. Akibat kejadian tersebut, akses jalan utama yang menghubungkan wilayah Kuduk-Kuduk menuju Gunung Malang terhambat oleh material tanah longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Longsor dipicu oleh kejenuhan tanah akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam jangka waktu lama.
“BPBD Kabupaten Gresik menerima informasi kejadian tanah longsor di Jalan Kuduk-Kuduk menuju Gunung Malang tepat pada hari Rabu. Penyebabnya adalah hujan deras dalam jangka waktu lama yang mengguyur wilayah Kabupaten Gresik,” ujar Sukardi.
Berdasarkan hasil asesmen tim di lapangan, longsoran tersebut tergolong cukup masif dengan dimensi panjang sekitar ±25 meter dan tinggi sekitar ±3 meter.
Baca juga: Gempa Bumi Berkekuatan M 4,3 Kembali Guncang Pulau Bawean, Kepala BPBD Gresik Himbau Warga Tak Panik
Meski material tanah menutup badan jalan, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa (nihil) dalam insiden ini. Namun hingga Rabu sore, kondisi tanah di lokasi kejadian masih dilaporkan labil, dengan cuaca di sekitar wilayah Sangkapura terpantau hujan ringan.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gresik telah berkoordinasi dengan pihak desa setempat untuk melakukan pemantauan di lokasi kejadian. Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, BPBD juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi teknis guna mencegah terjadinya longsor susulan.
“Kami merekomendasikan pemasangan dinding penahan tanah (talud/bronjong) serta penanaman vegetasi dengan sistem perakaran kuat atau akar tunjang di sekitar lokasi,” tambah Sukardi.
Selain itu, BPBD menekankan pentingnya perbaikan dan penguatan struktur jalan yang dilengkapi dengan sistem drainase yang mumpuni agar air tidak meresap ke dalam lereng dan memicu ketidakstabilan tanah kembali.
Hingga berita ini diturunkan, tim di lapangan masih terus melakukan pemantauan perkembangan situasi mengingat kondisi cuaca yang masih belum menentu.
