INFOGRESIK – Sebuah bengkel tambal ban milik Bapak Agus di Dusun Sidomulyo, Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, ludes dilalap si jago merah pada Rabu (7/1/2026) malam. Insiden kebakaran tersebut diduga kuat dipicu kelalaian pemilik yang lupa mematikan kompor saat pergi ke masjid.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, api mulai berkobar sekitar pukul 18.56 WIB.
Peristiwa bermula saat pemilik bengkel, Agus, tengah merebus jagung di dalam bengkelnya. Tak berselang lama, ia meninggalkan lokasi untuk menuju masjid dan lupa mematikan kompor yang masih menyala.
“Awal mula Bapak Agus sedang merebus jagung di bengkel tambal ban miliknya, kemudian pergi ke masjid dan lupa mematikan kompor. Tak berselang lama terjadi kebakaran di bengkel tersebut,” kata Kepala Damkarla Gresik, Suyono melalui Perwira Piket, Sugiono.
Baca juga: Ditinggal Menanak Nasi, Warung Kontainer di Driyorejo Hangus Terbakar
Warga yang melihat api semakin membesar segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat, Suandi. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi Pos Damkar Menganti.
Mengingat api cepat membesar akibat banyaknya material mudah terbakar di dalam bengkel, petugas Damkar Gresik dari Pos Menganti dan Pos Driyorejo segera dikerahkan ke lokasi kejadian.
Bantuan juga datang dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya melalui Pos Lakarsantri yang mengirimkan satu unit mobil semprot guna mempercepat proses lokalisir api agar tidak merembet ke permukiman padat penduduk.
Total sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dan berjibaku memadamkan api. Setelah dilakukan pemadaman dan pembasahan secara intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.40 WIB.
Baca juga: Respon Cepat Laporan 110, Polisi dan Damkar Evakuasi Anak Terjebak di Mobil di Manyar
Meski tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini, kerugian materiil yang dialami pemilik bengkel ditaksir mencapai Rp500 juta. Sejumlah aset dan peralatan kerja tidak dapat diselamatkan, di antaranya dua unit sepeda motor, tiga unit kompresor, dua alat press ban, serta stok ban baru dalam jumlah besar.
Pihak Damkar Kabupaten Gresik mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memastikan kompor maupun peralatan listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah atau tempat usaha. Peristiwa kebakaran di Desa Hulaan ini tercatat sebagai kasus kebakaran kedua yang ditangani Damkar Gresik sepanjang Januari 2026.
