INFOGRESIK – Warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah pria yang tewas gantung diri di sebuah rumah kos, Jumat (23/1/2026) sore. Korban diketahui berinisial TYK (30), warga asal Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, yang tinggal di kos tersebut.
Kapolsek Kebomas, Kompol Gatot Setyo Budi, mengonfirmasi peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di lantai 2 rumah kos milik Ibu Nonik, yang beralamat di Desa Kedanyang RT 001 RW 002. Korban ditemukan dalam kondisi gantung diri menggunakan tali safety belt.
Kronologi kejadian bermula saat saksi Siti Wulandari hendak berkunjung ke kamar kos adik kandungnya, Anggi Sri Mujiati, yang berada di lantai 2. Namun, langkah saksi terhenti di tangga setelah melihat posisi kaki seseorang yang bergelantungan.
Baca juga: Ingin Naik Pesawat ke Surga Temui Ibu, Kisah Pilu Anak PAUD Korban Perampokan Maut di Imaan Dukun
“Setelah sampai di tangga lantai 2, saksi melihat ada posisi kaki bergelantungan. Saksi tidak berani melanjutkan ke kamar adiknya dan berteriak memanggil adiknya,” kata Gatot kepada Infogresik.
Mendengar teriakan tersebut, Anggi keluar dari kamar dan terkejut melihat korban sudah dalam posisi gantung diri di pertengahan tangga menuju lantai 2. Keduanya kemudian melaporkan kejadian itu kepada penghuni kos lainnya, ketua RT, serta perangkat desa setempat. Laporan tersebut diteruskan ke Polsek Kebomas dan Call Center 110 Polres Gresik.
Sekitar pukul 16.20 WIB, petugas piket Polsek Kebomas bersama Tim Inavis Polres Gresik tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan proses identifikasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena mengalami tekanan batin. “Bahwa meninggalnya korban gantung diri karena ada permasalahan keluarga,” ungkap Gatot.
Petugas medis dari RSUD Ibnu Sina yang melakukan pemeriksaan luar di TKP menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan dan hanya ditemukan bekas ikatan tali di leher korban,” jelasnya.
Sekitar pukul 17.25 WIB, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.
Catatan Redaksi:
Berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan psikologis atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan profesional, psikolog, atau layanan kesehatan mental terdekat.
