Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sunday, 23 August 2026
    WhatsApp Facebook X (Twitter) Instagram TikTok Threads
    info GRESIKinfo GRESIK
    Follow @infogresik
    • Home
    • Info Warga
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
    • Wisata & Kuliner
    • Peristiwa & Hukum
    • Lainnya
      • Tradisi & Budaya
      • Sosok
      • Olahraga
    info GRESIKinfo GRESIK
    You are at:Home»Pemerintahan & Politik»Bupati Gresik Sebut Kasus Hibah Hanya Kesalahan Administrasi, Tak Ada Niatan Korupsi
    Pemerintahan & Politik

    Bupati Gresik Sebut Kasus Hibah Hanya Kesalahan Administrasi, Tak Ada Niatan Korupsi

    Khanif RosidinBy Khanif Rosidin29/11/2023No Comments3 Mins Read
    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka kegiatan Gelar Pengawasan Daerah Tahun 2023 dan Pencanangan Roadmap Pembangunan Zona Integritas Instansi Pelayanan Publik yang diadakan Inspektorat di Hotel Aston Gresik. (Foto: Ist/Infogresik)
    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka kegiatan Gelar Pengawasan Daerah Tahun 2023 dan Pencanangan Roadmap Pembangunan Zona Integritas Instansi Pelayanan Publik yang diadakan Inspektorat di Hotel Aston Gresik. (Foto: Ist/Infogresik)

    INFOGRESIK – Kasus dugaan korupsi dana hibah UMKM yang menjerat MF, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik disebut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sebagai kesalahan administrasi.

    Hal ini disampaikan Bupati Gresik usai kegiatan Gelar Pengawasan Daerah Tahun 2023 dan Pencanangan Roadmap Pembangunan Zona Integritas Instansi Pelayanan Publik di Hotel Aston Gresik, Rabu (29/11/2023).

    “Kami sangat prihatin atas peristiwa tersebut (penetapan tersangka, Red). Tapi dari lubuk hati saya secara pribadi, saya masih punya keyakinan bahwasanya ibu kepala dinas yang bersangkutan saya yakini tidak ada niat apapun dalam tindak korupsi. Ini hanya kesalahan administrasi,” kata Gus Yani.

    Salah satu penyebabnya, sambung Gus Yani, adalah waktu yang tidak cukup dalam pelaksanaan kegiatan. Apalagi hibah kepada ratusan UMKM ini dilakukan melalui mekanisme ekatalog.

    “Maka di sini dibutuhkan sebuah hubungan komunikasi yang baik di pemerintahan. Baik eksekutif maupun legislatif. Harus bisa menyadari betul bagaimana melihat potensi,” ungkapnya.

    Meski demikian, Gus Yani tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Kejari Gresik.

    “Ini keputusan hukum yang harus kita hargai. Saya yakin ini sudah menjadi keputusan hukum yang terbaik,” ujarnya.

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menetapkan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik MF sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana hibah e-katalog Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tahun 2022.

    Selain MF, Kejari Gresik juga menetapkan pria berinisial RF selaku penyedia barang menjadi tersangka. Penetapan keduanya sebagai tersangka setelah Kejari Gresik memeriksa 2 dari 12 penyedia barang yang telah menyalurkan bantuan untuk pemohon sebanyak 172 UMKM atau Kelompok Usaha Mikro (KUM).

    “Satu tersangka dari penyedia barang berinisal RF dan satu tersangka inisial MF yang saat ini menjabat kepala dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Kabupaten Gresik,” kata Kajari Gresik Nana Riana, Selasa (28/11/2023).

    Nana menuturkan, dua penyedia barang yang telah diperiksa adalah PT. Alam Sejahtera Abadi dan CV. Ratu Abadi. Dua penyedia barang tersebut telah menyalurkan bantuan hibah untuk pemohon sebanyak 172 UMKM atau KUM sebesar Rp. 3,7 Milyar.

    “Barang yang di distribusikan oleh dua penyedia barang untuk 172 UMKM/KUM didapatkan adanya kerugian negara sebesar Rp. 960 juta. Pasalnya, barang yang diditribusikan tidak sesuai peruntukan, spek maupun kuatitasnya,” jelas Kajari.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan 4 bentuk penyimpangan yang dilakukan penyedia barang diantaranya, barang yang diterima tidak sesuai dengan apa yang dimohonkan pada proposal sehingga tidak dapat difungsikan untuk menunjang kegiatan UMKM, barang yang diterima tidak sebagaimana barang yang dibelanjakan pihak dinas dan ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi antar barang yang dibeli dengan yang diterima UMKM/KUM.

    “Tidak hanya itu, barang yang diterima secara kuantitas kurang dari barang yang dibelanjakan dan yang terakhir seharusnya UMKM/KUM menerima barang yang menjadi haknya sesuai proposal akan tetapi diganti dengan uang,” tegas Nana.

    berita gresik berita gresik hari ini bupati gresik diskoperindag gresik gresik info gresik
    Previous ArticleDugaan Korupsi Hibah UMKM, Kejari Tetapkan Kepala Diskoperindag Gresik Jadi Tersangka
    Next Article Sering Raih Penghargaan, Bupati Gresik Apresiasi Kinerja Dinas Pendidikan
    Khanif Rosidin

    Related Posts

    Nekat Ambil Alat Pancing yang Hanyut, Pemancing di Menganti Gresik Tewas Tenggelam

    21/08/2026

    Lewat ICISSS 2026, UMG Mendorong Inovasi Sains dan Sosial Berdampak Nyata bagi Masyarakat

    21/08/2026

    Bangunan Sekolah Diperbaiki, 387 Siswa SDN 225 Gresik Pindah Belajar ke Gedung Serbaguna Milik Pemdes Kepatihan

    21/08/2026

    Bupati Gresik Salurkan BLT Rp900 Ribu untuk 263 KPM dan Bantuan Pangan bagi 9.932 Warga di Dukun

    20/08/2026

    Terbebas dari Tuntutan Rp 18 Miliar, Gugatan PT BPK terhadap Pengelola SPPG Gresik Ditolak PN Gresik

    18/08/2026

    Lewat Pagelaran Wayang Kulit HUT ke-54, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Dalang Muda dan Cilik

    18/08/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Info Gresik
    • Info Warga
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pemerintahan & Politik
    • Peristiwa & Hukum
    • Pendidikan & Kesehatan
    • Olahraga
    • Seni & Budaya
    • Sosok
    • Wisata & Kuliner
    Tentang Info Gresik

    Media informasi terupdate, terpercaya, dan teraktual seputar kota Gresik dan sekitarnya.

    © 2026 infogresik.id. Designed by Tim Infogresik.id.
    • Pedoman Media Siber & Kode Perilaku
    • Privacy Policy
    • Follow @infogresik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.