INFOGRESIK – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong terbentuknya generasi muda yang cerdas secara akademik dan berkarakter.
Salah satu langkahnya melalui Seminar dan Sosialisasi Deep Learning & TKA (Tes Kemampuan Akademik) bertema “Merawat Kecerdasan dan Karakter Bangsa Lewat Deep Learning & TKA” yang digelar di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Senin (3/10/2025).
Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi, menyampaikan bahwa penerapan deep learning akan dilakukan secara bertahap di seluruh sekolah di Indonesia.
“Jumlah sekolah di Indonesia sekitar 400 ribu lebih. Tentu harus diratakan di seluruh sekolah, sehingga dilakukan bertahap. Tahun ini ada 65 ribu sekolah, dan diharapkan hingga tahun 2029 semua sekolah bisa menerapkannya dengan baik,” ujar Didik.
Lebih lanjut, Didik menjelaskan bahwa deep learning dipilih sebagai upaya menjawab tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.
“Kita siapkan betul generasi emas untuk menjawab cita-cita Indonesia Emas 2045,” terangnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan skor Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia yang sejak 2006 terus menurun.
Di bawah komando Menteri Abdul Mu’ti, Kemendikdasmen meluncurkan TKA sebagai salah satu program strategis. Dalam kesempatan tersebut, tim Kemendikdasmen juga memantau langsung pelaksanaan TKA di SMAN 1 Cerme dan SMK YPI Darussalam Cerme, Gresik.
“Pak Menteri ingin skor PISA naik. Karena itu, kita siapkan Tes Kemampuan Akademik dengan baik. Hari ini kami juga memantau pelaksanaannya di sejumlah sekolah, termasuk di Cerme Gresik, dan hasilnya berjalan baik,” ungkap Didik.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Khoirul Anwar, menyambut baik kegiatan sosialisasi Kemendikdasmen yang digelar di kampusnya, terlebih karena bertujuan memajukan pendidikan nasional.
“Tentu kami sangat menyambut baik, apalagi kami menjadi tuan rumah dalam kegiatan sosialisasi kali ini,” ujarnya.
Khoirul menegaskan bahwa UMG terus berkomitmen memberikan pendidikan berkualitas bagi mahasiswa agar menjadi lulusan yang unggul dan solutif di masyarakat.
“Kita ingin menjadikan lulusan yang excellent—unggul dan menjadi problem solver,” tegasnya.
