INFOGRESIK – Debit air Kali Lamong kembali meluap akibat kiriman dari wilayah hulu pada Minggu (21/12/2025). Akibatnya, sejumlah desa di Kecamatan Balongpanggang dan Kecamatan Benjeng terendam banjir luapan sejak pukul 06.00 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, menyampaikan bahwa hingga pukul 16.56 WIB, banjir telah berdampak pada jalan lingkungan, rumah warga, hingga puluhan hektare persawahan di dua kecamatan tersebut.
Di Kecamatan Balongpanggang, terdapat enam desa yang terdampak, yakni Desa Dapet, Sekarputih, Wotansari, Karang Semanding, Banjar Agung, dan Pucung. Meski di beberapa desa seperti Dapet dan Sekarputih kondisi air sudah mulai surut, luapan masih menggenangi Jalan Poros Desa (JPD) di Desa Pucung dengan ketinggian mencapai 40 sentimeter.
“Total persawahan yang tergenang di wilayah Balongpanggang mencapai puluhan hektare, dengan dampak terparah di Desa Pucung seluas 17 hektare,” ungkap Sukardi.
Baca juga: Banjir Kali Lamong di Gresik Meluas, Tanggul Anak Sungai Jebol di Dua Titik
Sementara itu, kondisi di Kecamatan Benjeng justru dilaporkan mengalami tren kenaikan. Di Desa Sedapur Klagen, banjir merendam jalan lingkungan dengan ketinggian air antara 10 hingga 60 sentimeter.
Tak hanya rumah warga, fasilitas umum seperti balai desa, SD, TK, dan PAUD turut terdampak luapan air. Selain itu, sekitar 70 hektare persawahan di desa tersebut juga terendam.
Desa lain di Kecamatan Benjeng yang terdampak adalah Desa Lundo dan Desa Delik Sumber, dengan ketinggian air rata-rata 10 hingga 35 sentimeter di area permukiman.
BPBD Kabupaten Gresik bersama unsur terkait dari pihak kecamatan, pemerintah desa, dan BBWS terus melakukan asesmen dan pemantauan terhadap Tinggi Muka Air (TMA) Kali Lamong.
Baca juga: Melawan Ancaman Banjir Bengawan Solo, Warga Desa Babaksari Dukun Gotong Royong Bangun Tanggul
“Kondisi terkini di Balongpanggang mulai menurun, namun di Benjeng cenderung naik. Cuaca di lokasi terpantau mendung disertai gerimis. Hingga saat ini, laporan korban jiwa nihil,” tambah Sukardi.
BPBD mengimbau warga yang tinggal di sepanjang aliran Kali Lamong untuk tetap waspada mengingat cuaca yang masih tidak menentu serta kemungkinan adanya tambahan air kiriman.
