INFOGRESIK – Inovasi yang dilakukan Pemerintah Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Syahrul Munir.
Salah satunya inovasi dalam membangkitkan perekonomian warga sekaligus meningkatkan pendapatan asli desa (PADes) yakni peresmian Buyos Central Market (BCM) di perempatan GKB Jl. Kalimantan, Rabu (16/10/2024).
Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Syahrul Munir dengan disaksikan Kepala Desa Yosowilangun Abdur Rosyid, pengurus Bumdes, perwakilan Polsek Manyar dan tokoh masyarakat serta warga.
Nantinya, ada 15 stand di food court yang menjual aneka macam jajanan, makanan, dan minuman.
Kepala Desa Yosowilangun Abdur Rosyid mengatakan sebelum diubah menjadi tempat kongkow kekinian, aset Tanah Kas Desa (TKD) ini dulunya berdiri bangunan toko-toko kecil dengan kondisi yang kurang ramai.
“Kami berharap, dukungan Pemerintah Daerah dan DPRD Gresik untuk pengembangan ekonomi di Desa Yosowilangun terus ditingkatkan dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Rosyid.
Sementara, Syahrul Munir mengapresiasi inisiatif Pemdes Yosowilangun membangun central market yang akan menjadi aktivitas ekonomi warga Yosowilangun dan sekitarnya.
Ia menambahkan, saat ini ada 290 desa di Kabupaten Gresik yang berstatus mandiri. Status tersebut diberikan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. Namun, yang lebih penting menurut Syahrul Munir adalah desa-desa tersebut mandiri secara nyata, bukan sebatas status.
“Nah yang menjadi pertanyaan, apakah desa-desa yang berstatus mandiri tersebut memang benar-benar mandiri secara defacto (fakta) atau hanya statusnya saja yang mandiri. Apakah juga masyarakat di desa tersebut sejahtera. Itu yang harus diperhatikan,” kata pria asal Desa Tanggulrejo, Manyar ini.
Menurut Syahrul, pembangunan BCM yang dilakukan Pemdes Yosowilangun patut dicontoh, karena selain menyediakan tempat usaha bagi warga juga akan memberikan pemasukan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Yosowilangun.
“Keberadaan Buyos ini akan menjadi komponen yang menunjang kemandirian Desa Yosowilangun,” ungkapnya.
Terakhir, ia pun meminta Kepala Desa Yosowilangun dan jajarannya untuk tetap berkomunikasi dengan Dewan dan Pemerintah Daerah dalam rangka mencari solusi atas permasalahan – permasalahan di Desa Yosowilangun.
“Saya dapat masukan soal di Desa Yosowilangun ini. Perlu adanya komunikasi intens, agar permasalahan yang ada bisa menemukan solusi sesuai peraturan perundang-undangan,” tutup politisi muda PKB ini.
