INFOGRESIK – Kehebohan dan keseruan begitu terasa dalam kegiatan panen buah dan sayur yang digelar di Kebun Percobaan PT Petrokimia Gresik, Minggu pagi (27/7/2025).
Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa tampak antusias memetik buah dan sayur secara langsung dalam rangkaian acara Petro Agrifood Expo (PAE) yang diselenggarakan untuk memperingati HUT ke-53 PT Petrokimia Gresik.
Tak hanya memetik buah secara langsung, ratusan warga yang hadir juga mendapatkan pengalaman belajar bertani modern serta memberi makan hewan, seperti rusa.
Salah satu pengunjung, Siti Aminah, menyampaikan rasa senangnya terhadap pelaksanaan PAE. Menurutnya, acara ini sangat dinanti karena menjadi satu-satunya wisata edukasi pertanian di tengah Kota Gresik.
“Ini yang kami tunggu-tunggu. Menarik sekali karena bisa sambil berwisata sekaligus berbelanja,” ungkapnya.
Perempuan asal Kebomas ini juga mengapresiasi harga sayur dan buah yang ditawarkan. Melon golden dijual seharga Rp15.000/kg, aneka sayur Rp1.000/ikat, dan tersedia pula bibit tanaman mulai dari Rp15.000.
“Tadi saya beli melon dan juga aneka sayur, seperti bayam, terong, dan pare,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Abdul Syakur. Ia datang khusus untuk belajar praktik bertani modern di lahan sempit.
Pensiunan tersebut tampak antusias menyimak berbagai metode pertanian, termasuk teknik menanam sayuran di area terbatas yang tetap menghasilkan pertumbuhan subur.
“Rencananya mau saya praktikkan sendiri. Saya juga belajar bagaimana cara menanamnya,” tuturnya.
Setelah berkeliling selama dua jam, Abdul mengaku memperoleh banyak inspirasi terkait pemanfaatan lahan sempit untuk pertanian rumah tangga.
“Tadi saya juga beli bibit tomat dan cabai untuk ditanam di rooftop rumah,” ucapnya.
Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan bahwa PAE merupakan agenda tahunan yang telah digelar selama belasan tahun. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-53 perusahaan.
Menurut Daconi, event ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
“Ini adalah langkah konkret kami untuk membangun perekonomian di sektor pertanian sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pertanian,” ucapnya.
