INFOGRESIK – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik bersama Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Kabupaten Gresik menggelar sarasehan pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini bertujuan menyatukan visi dalam koordinasi kemitraan pelayanan sekaligus memperjelas tujuan administratif di balik pelaporan rumah ibadah melalui Surat Keterangan Tanda Lapor (SKTL).
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Ali Faiq, menegaskan bahwa pendataan tersebut murni untuk kepentingan pemetaan data umat dan fasilitas ibadah di bawah naungan Kemenag.
“Dengan tujuan agar terdata di Kemenag agar Kemenag tahu terkait data perkembangan, jumlah jemaah serta tempat ibadah,” terang Faiq.
Baca juga: Festival Ramadan, Kepala Kemenag Gresik Ajak Pegawai dan Guru Bijak Bermedia Sosial
Ia juga memberikan klarifikasi guna menghindari kesalahpahaman di masyarakat terkait fungsi pendaftaran tersebut.
“Tujuan pendataan ini hanya untuk mendata, bukan untuk membatasi atau hal lainnya yang berkaitan dengan keagamaan,” tambahnya.
Selain untuk pemetaan, pendaftaran ini bertujuan agar setiap rumah ibadah memiliki basis legalitas yang diakui negara. Pembimbing Masyarakat (Pembinmas) Kristen Jawa Timur, Luki Kristiyanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk keterbukaan informasi antara lembaga keagamaan dan pemerintah.
“Setiap gereja harus mendaftarkan diri di Kementerian Agama setempat. Pentingnya adalah agar gereja-gereja bisa terdaftar dan terdata di Kementerian Agama,” jelasnya.
Baca juga: BAMAG Rayakan Natal di Graha Kartini, Wabup dr. Alif: Harmoni Umat Beragama Kunci Gresik Lebih Maju
Bagi Bamag Gresik, koordinasi ini diharapkan mampu menciptakan iklim beragama yang kondusif di Kabupaten Gresik. Berdasarkan data BPS 2023, terdapat sekitar 10.878 umat Kristen dengan 80 rumah ibadah di wilayah tersebut.
Ketua Bamag Gresik, Royke Wiliam David, menyampaikan apresiasinya atas fasilitasi dialog yang dilakukan Kemenag.
“Terima kasih kepada Kemenag Gresik atas terselenggaranya kegiatan ini. Harapannya, Bamag Gresik bisa menggandeng berbagai pihak untuk menciptakan kerukunan antarumat beragama,” ucapnya.
