INFOGRESIK – Demi menjamin transparansi seleksi Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, pemerintah desa setempat memilih berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).
Seleksi kali ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), di mana hasil ujian dapat langsung terlihat sesaat setelah peserta menyelesaikan tes.
Kepala Desa Gredek, Muhammad Bahrul Ghofar, menyampaikan bahwa kerja sama dengan UMG telah terbukti menghasilkan proses seleksi yang kredibel dan akuntabel.
“Pengalaman tahun lalu, UMG terbukti transparan, terbuka, dan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan. Karena itu, tahun ini kami kembali bekerja sama,” ujarnya, Senin (3/11/2025).
Pada seleksi tahun ini, terang Ghofar, terdapat lima pendaftar untuk formasi Kaur Perencanaan. Hasil tes berbasis CAT menetapkan Imam Syaifudin sebagai peserta dengan nilai tertinggi, yakni 78.
“Tes dilakukan langsung oleh peserta secara digital, hasilnya keluar saat itu juga. Tidak ada ruang untuk kecurangan. Selamat kepada Imam Syaifudin yang terpilih sebagai Kaur Perencanaan. Semoga amanah dan bekerja dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik Prof. Khoirul Anwar mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Pemerintah Desa Gredek. Ia menegaskan, UMG berkomitmen menjaga objektivitas dan integritas dalam setiap pelaksanaan seleksi perangkat desa.
“Ini kolaborasi yang sudah terjalin lama. Kami sebagai perguruan tinggi berkewajiban menyediakan proses seleksi yang profesional dan transparan. Sistem CAT yang kami gunakan memastikan hasil muncul langsung dan berbeda di setiap komputer,” jelasnya.
Baca juga: Semarak Kemerdekaan Pemdes Gredek Gelar Lomba Dayung, Peserta dari Gresik, Lamongan hingga Sidoarjo
Hingga kini, UMG telah dipercaya lebih dari 10 desa untuk melaksanakan seleksi perangkat desa menggunakan metode CAT.
“Kami siap terus bersinergi mendukung pemerintah desa dalam menyediakan SDM terbaik,” tandas Prof. Khoirul.
