INFOGRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik bergerak cepat menyiapkan pengiriman darurat sebanyak 40 tabung oksigen medis untuk RSUD Umar Mas’ud Bawean. Langkah sigap ini diambil setelah cuaca ekstrem yang melanda perairan Gresik–Bawean menghentikan aktivitas pelayaran dan menghambat distribusi logistik kesehatan ke wilayah kepulauan tersebut.
Terhentinya operasional kapal penyeberangan sejak akhir Juli sempat memicu kendala pasokan gas medis. Keterbatasan stok ini juga menjadi salah satu pertimbangan keluarga seorang pasien sesak napas untuk melakukan rujukan menggunakan pesawat sewaan ke RSUD Ibnu Sina Gresik pada Sabtu (1/8/2026), karena tiket penerbangan perintis habis hingga 7 Agustus 2026.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, drg. Setyo Susilo, M.Kes., menegaskan bahwa pihaknya langsung menyiapkan puluhan tabung oksigen darurat begitu mendapati persediaan di RSUD Umar Mas’ud mulai menipis.
“Kondisi cuaca yang tidak memungkinkan menjadi kendala utama dalam distribusi logistik kesehatan ke Bawean. Selama periode 28 Juli hingga 4 Agustus, kapal menuju Bawean tidak beroperasi akibat cuaca buruk sehingga pengiriman logistik kesehatan, termasuk oksigen medis, tidak dapat dilakukan. Saat stok oksigen di RSUD Umar Mas’ud mulai menipis pada 1 hingga 3 Agustus, kami langsung menyiapkan pengiriman darurat sebanyak 40 tabung oksigen. Kami berharap kondisi cuaca membaik dalam satu hingga dua hari ke depan agar distribusi dapat segera dilakukan,” ujar Setyo.
Selain 40 tabung oksigen untuk pengiriman darurat, Dinkes Gresik juga telah menyiapkan pasokan lanjutan sebanyak 80 tabung oksigen yang siap diberangkatkan segera setelah kapal barang kembali berlayar dari Pelabuhan Sidayu.
Guna mempercepat penyaluran bantuan medis tersebut, Dinkes Gresik berkoordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan, Syahbandar, serta pihak terkait di Paciran dan Lamongan. Bahkan, jika cuaca buruk berlangsung lebih lama, skenario distribusi darurat bekerja sama dengan Koarmada II TNI AL telah disiapkan.
Baca juga: Cuaca Buruk Hambat Distribusi, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Bawean Segera Pulih
Sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi ketergantungan pasokan dari daratan, Pemkab Gresik kini menyiapkan pengadaan oxygen generator mandiri di RSUD Umar Mas’ud Bawean yang ditargetkan mampu memenuhi 50 persen kebutuhan oksigen rumah sakit.
“Bawean memiliki karakteristik sebagai wilayah kepulauan yang membutuhkan sistem logistik kesehatan yang kuat. Karena itu, kami terus menyiapkan berbagai langkah, baik jangka pendek maupun jangka panjang, agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap terjamin meskipun menghadapi tantangan cuaca,” pungkas Setyo.
