INFOGRESIK – Proses pencarian nelayan pencari ikan bernama Akhmat Juwarianto alias Totok yang tenggelam di area Bendung Gerak Sembayat (BGS) Bengawan Solo Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan sekitar 2 km dari lokasi kejadian dalam kondisi tak bernyawa.
Pada pencarian hari ketiga, Rabu (25/12/2024), tim petugas gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Jatim, BPBD Gresik, BPBD Lamongan, Satpolairud Gresik, MDMC, dan relawan melakukan penyisiran ke dua arah berbeda.
BACA JUGA: Perahu Terseret Arus dan Menabrak Pintu BGS di Bungah, Pencari Ikan Hilang Tenggelam
Tim Basarnas dan BPBD Jatim melakukan penyisiran dari BGS menuju arah Kuro, Lamongan. Sedangkan tim BPBD Gresik, BPBD Lamongan, dan MDMC melakukan penyisiran dari arah BGS ke arah Tambangangan Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah.
“Alhamdulillah sekitar pukul 08.45 WIB korban ditemukan mengapung di pinggir sungai sekitar 2 KM arah Jembatan Sembayat,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Sukardi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, F.X. Driatmiko Herlambang kepada Infogresik.
BACA JUGA: Kondisi Hujan dan Gelap, Proses Pencarian Orang Tenggelam di BGS Dihentikan Sementara
Korban Totok ditemukan masih menggunakan kaos warna cream lengan panjang, celana pendek warna coklat, dan memakai buff.
“Jenazah korban langsung dibawa menuju RSUD Ibnu Sina,” jelas Miko.
BACA JUGA: Update Hari Kedua Proses Pencarian Orang Tenggelam di BGS Bungah, Korban Belum Ditemukan
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, peristiwa ini bermula saat Totok bersama Pujiono sedang istirahat di atas perahu usai mencari ikan di sekitar BGS. Tiba-tiba perahu korban terseret arus air dan masuk ke pintu bendungan nomor 3 pada Senin (23/12/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.
Akibat dari tabrakan dengan pintu air bendungan, perahu langsung rusak. Pujiono berhasil selamat karena bisa berenang ke tepi sungai. Sementara Totok asal Desa Melik Candi Tunggal Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan hilang tenggelam.
