INFOGRESIK – Denyut ekonomi kerakyatan di Kabupaten Gresik mulai menggeliat memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Hal ini ditandai dengan dibukanya Trate Takjil Market (TTM) Vol-04 yang berlokasi di sepanjang Jalan Abdul Karim, Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik, Kamis (19/2/2026).
Gelaran tahunan ini tercatat sebagai pasar takjil terbesar di Gresik dengan melibatkan sekitar 130 stan UMKM. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang diikuti 110 stan.
Anggota DPRD Gresik, Ricke Mayumi, yang turut meninjau lokasi, menyampaikan apresiasinya terhadap pusat kuliner musiman tersebut. Ia tampak membaur bersama warga dan berbelanja produk pedagang lokal.
“Ini saya ada di Takjil Market Kelurahan Trate. Dijamin warga Gresik datang ke Trate untuk berburu takjil menjelang berbuka puasa. Makanan khas Gresik lengkap di sini,” ujarnya.
Baca juga: Buka Trate Takjil Market Bersama Istri, Wabup Gresik dr Alif Borong Dagangan UMKM
Ricke menambahkan, menu es setup menjadi salah satu primadona di antara ragam kuliner yang dijajakan. “Tak ketinggalan, es setup menjadi salah satu minuman favorit untuk berbuka puasa,” cetusnya.
Sementara itu, Camat Gresik Kota, Jelesvie Triyatmoko, yang hadir mewakili Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut sebagai rujukan belanja masyarakat selama Ramadan.
“Semoga Trate Takjil Market ini bisa menjadi rujukan masyarakat dalam mencari takjil selama Ramadan,” kata Jelesvie.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Kelurahan Trate dan Pokdarwis Sang Guru dalam menciptakan kawasan yang tertib, aman, dan produktif.
Senada, Lurah Trate, Ruli Budiman, menegaskan bahwa peningkatan jumlah peserta menjadi bukti kepercayaan pelaku usaha terhadap penyelenggaraan TTM.
“Jumlah stan tahun ini ada 130, meningkat dari tahun lalu yang 110. Ini menjadi bukti antusiasme dan kepercayaan pelaku UMKM terhadap Trate Takjil Market,” jelasnya.

Tahun ini, pembukaan TTM juga dibarengi dengan peresmian “Trate Rasa”, pusat jajanan UMKM yang dikelola melalui Gedung Pokdarwis. Seluruh tenant telah mengantongi sertifikasi halal dan siap melayani pesanan katering hingga paket takjil untuk instansi.
Selain aspek kuliner, terdapat sejumlah inovasi menarik. Di antaranya Stand KDMP yang menyediakan sembako dan produk koperasi sebagai upaya penguatan ekonomi warga.
Kemudian Stand Trate Eco Bank dengan program lingkungan berupa penukaran 1,5 liter minyak jelantah senilai Rp9.000 atau dapat ditukar dengan sembako.
Tak hanya itu, panitia juga menghadirkan program undian. Setiap pembelanjaan minimal Rp25 ribu, pengunjung berhak memperoleh kupon undian berhadiah elektronik jutaan rupiah yang akan diundi pada 17 Maret 2026.
Berbagai menu autentik Gresik seperti telur bader, martabak usus, masin, telur ikan, hingga pepes dipastikan tetap menjadi daya tarik utama bagi para pemburu takjil hingga akhir Ramadan.
