INFOGRESIK – Ratusan warga Desa Cagak Agung, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, memeriahkan sedekah bumi dengan melakukan kirab keliling lima tumpeng agung hasil bumi.
Kelima tumpeng agung tersebut dihias dengan hasil bumi lokal seperti padi, sayuran, jagung, terong, wortel, dan buah-buahan. Tumpeng ini dikirab keliling kampung.
Kades Cagak Agung, Sapa’at, mengaku sangat bangga dan mengapresiasi para RT yang membuat tumpeng. Sebagai wujud apresiasi, Kades memberikan uang tunai Rp2.000.000 untuk masing-masing tumpeng yang dibuat oleh lima RT.
“Tidak ada juara satu, lima tumpeng yang dikirab keliling juara semua. Saya beri dua juta masing-masing tumpeng, cukup kan dua juta?” kata Kades Sapa’at, Minggu (13/7/25).
Tradisi kirab tumpeng hasil bumi ini dihadiri lengkap oleh tokoh masyarakat, Forum Pimpinan Kecamatan Cerme, Camat, Kapolsek dan Koramil Cerme, kepala desa, serta ratusan warga setempat.
Usai istigasah dan sholawat bersama, selanjutnya lima tumpeng agung didoakan bersama agar membawa berkah. Usai berdoa, lima tumpeng spontan jadi rebutan ratusan warga yang sudah menunggu cukup lama.
“Tumpeng sudah didoakan, insyaallah membawa berkah. Kenapa diperebutkan? Karena perebutan memiliki makna guyub rukun, satu sama lain tidak ada jarak, karena warga sama-sama mendapatkan dan menikmati tumpeng yang diperebutkan,” ujarnya.
Tradisi turun-temurun ini selain sebagai wujud rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah, juga menjadi ajang untuk meningkatkan tali silaturahmi dan hubungan harmonis antarsesama warga, termasuk antara manusia dengan alam.
“Tumpeng-tumpeng tersebut menjadi simbol rasa syukur masyarakat Desa Cagak Agung kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan berkah yang telah diberikan sepanjang tahun,” terangnya.
Sapa’at mengungkapkan bahwa sedekah bumi bukan sekadar tradisi, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan dan kepedulian terhadap alam yang telah memberikan sumber kehidupan bagi warga desa.
“Tumpeng yang kami sajikan hari ini menggambarkan hasil bumi yang melimpah, yang harus kita jaga bersama. Perayaan ini adalah ungkapan syukur sekaligus kesadaran kita untuk terus menjaga kelestarian alam agar kehidupan tetap seimbang,” ucapnya penuh harap.
Acara semakin khidmat dengan kehadiran KH Zakaria Al Ansori yang memimpin pengajian dan memberikan tausiah. Dalam ceramahnya, KH Zakaria mengingatkan umat untuk terus meningkatkan iman dan takwa agar lahir generasi yang unggul, saleh, dan salehah.
“Kita harus senantiasa bersyukur atas segala yang diberikan oleh alam semesta. Dengan iman dan takwa, kita dapat meraih kebahagiaan yang sejati,” tegas KH Zakaria.
Sementara itu, Camat Cerme, Umar, juga memberikan dukungan penuh terhadap perayaan ini. Dalam keterangannya, Umar mengingatkan pentingnya kebersamaan untuk menjaga lingkungan.
“Harmoni antara manusia dan alam hanya dapat tercipta jika kita memiliki kesadaran untuk saling menjaga. Mari bersama-sama menjaga desa ini dari ancaman-ancaman yang dapat merusaknya, seperti narkoba dan judi online,” ujar Umar.
