INFOGRESIK – Banjir luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik dilaporkan kian meluas hingga Senin (22/12/2025) pagi. Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik menunjukkan tren ketinggian air di wilayah Kecamatan Benjeng dan Balongpanggang mengalami kenaikan secara perlahan akibat kiriman air dari wilayah hulu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, mengungkapkan bahwa hingga pukul 08.21 WIB, banjir luapan yang terjadi sejak kemarin telah merendam pemukiman warga, jalan poros desa, fasilitas umum, hingga ratusan hektare persawahan.
Di Kecamatan Benjeng, tercatat enam desa terdampak dengan kondisi cukup signifikan. Desa Kedung Rukem dan Desa Bulurejo menjadi wilayah dengan jumlah rumah tergenang terbanyak, masing-masing mencapai 250 rumah.
Di Desa Kedung Rukem, ketinggian air di Jalan Poros Desa (JPD) bahkan mencapai 70 cm. Sejumlah fasilitas publik juga tak luput dari genangan, mulai dari masjid, SDN, gedung MI, hingga Pasar Benjeng.
“Di Desa Bulurejo, luapan air bahkan sudah menggenangi area pasar, Kantor Koramil, hingga Kantor Kecamatan Benjeng, dengan ketinggian air di jalan raya mencapai 25 cm,” kata Sukardi.
Secara total di wilayah Benjeng, lebih dari 800 rumah terendam dan sekitar 145 hektare lahan persawahan terdampak luapan air.
Baca juga: Banjir Luapan Kali Lamong Rendam Permukiman dan Sawah di Balongpanggang dan Benjeng
Sementara itu, di Kecamatan Balongpanggang, enam desa juga masih tergenang, meliputi Desa Dapet, Sekarputih, Wotansari, Karang Semanding, Banjar Agung, dan Pucung.
Di wilayah ini, tercatat sekitar 77 rumah warga terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 5 hingga 30 cm. Sektor pertanian turut terdampak dengan sekitar 67 hektare sawah tergenang air.
Upaya dan Kondisi Terkini
BPBD Gresik bersama unsur TRC Desa, pemerintah desa setempat, Muspika, serta BBWS terus melakukan monitoring aktif terhadap Tinggi Muka Air (TMA) Kali Lamong. Petugas di lapangan juga masih melakukan assessment untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas.
“Hingga saat ini dilaporkan nihil korban jiwa. Namun, kami mengimbau warga untuk tetap waspada karena kondisi banjir di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng terpantau masih mengalami kenaikan secara perlahan,” tegasnya.
Kondisi cuaca di lokasi saat ini terpantau berawan disertai hujan ringan. Pihak BPBD akan terus memperbarui perkembangan informasi terkait titik koordinat dan luas dampak banjir secara berkala.
