INFOGRESIK — PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Gresik memastikan pasokan energi primer untuk pembangkitan listrik tetap aman dan terkendali. Kepastian ini menjadi kabar positif bagi keandalan sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali) di tengah situasi geopolitik global yang dinamis.
Dalam kegiatan media gathering yang digelar Rabu (13/5/2026), manajemen menegaskan seluruh lini operasional pembangkit berada dalam kondisi stabil. Pasokan gas dari mitra penyuplai dilaporkan tidak mengalami kendala maupun pengurangan, dengan volume stabil di kisaran ±150–180 BBTUD.
Selain gas, stok Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai cadangan energi juga dipastikan dalam posisi aman dengan ketahanan di atas 7 Hari Operasi Pembangkit (HOP) sesuai standar prosedur.
Senior Manager PT PLN Nusantara Power UP Gresik M. Fauzi Iskandar melalui Assistant Manager SDM, Umum & CSR Arief Wibowo menegaskan kesiagaan personel dan kecukupan bahan bakar menjadi prioritas utama perusahaan.
Baca juga: PLN NP UP Gresik Perkuat Budaya K3 dan Kesiapsiagaan Darurat Melalui Apel serta Seminar
“Di tengah kondisi geopolitik global yang saat ini cukup dinamis, kami memastikan kesiapan operasional pembangkit UP Gresik tetap terjaga. Pasokan gas maupun BBM dalam kondisi aman dan mencukupi, sehingga operasional pembangkit untuk menopang sistem kelistrikan Jamali tetap berjalan dengan stabil dan andal,” ujarnya.
PLN NP UP Gresik juga menyiapkan langkah antisipatif melalui koordinasi intensif bersama para supplier energi primer. Jika sewaktu-waktu diperlukan tambahan pasokan BBM untuk operasional unit, pihak supplier dipastikan masih memiliki kapasitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Dengan kondisi pasokan energi primer yang terjaga, PT PLN Nusantara Power UP Gresik memastikan layanan kelistrikan bagi masyarakat, industri, hingga fasilitas publik di wilayah Jamali tetap aman dan beroperasi optimal.
