INFOGRESIK – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, punya cara berbeda dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mereka menggelar lomba memasak bertema “Kreasi Menu Isi Piringku” di Balai Desa Pongangan, Selasa (12/8/2025).
Lomba ini diikuti delapan peserta yang mewakili kepengurusan Rukun Warga (RW) di Desa Pongangan. Kegiatan tersebut bertujuan mendorong kesadaran masyarakat untuk mengutamakan konsumsi makanan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
“Lomba memasak kali ini dititikberatkan pada pembuatan menu makanan untuk anak-anak usia 2–5 tahun yang mengidap stunting. Ibu-ibu peserta sudah kami arahkan bahwa penjurian berfokus pada menu yang sesuai kebutuhan anak-anak kami yang mengalami stunting,” kata Ketua TP-PKK Desa Pongangan, Ikhtisholiyah, usai membuka kegiatan.
Istri Kepala Desa Pongangan itu mengungkapkan, saat ini masih ada 30 anak di desanya yang mengalami stunting. “Selain mendapat suplai makanan tambahan dari puskesmas, kami di PKK yang didukung pemerintah desa melalui dana desa juga menyiapkan menu tambahan bagi anak-anak pengidap stunting,” ujarnya.
Ikhtisholiyah menambahkan, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil yang selama ini hanya diperoleh dari puskesmas, kini turut dibiayai dana desa. Bahkan nilainya bisa lebih besar, yaitu Rp25 ribu per orang per hari selama 90 hari. Sementara PMT dari puskesmas hanya berkisar Rp15 ribu per orang.
“Semoga dengan kolaborasi dan kegiatan lomba memasak kali ini, menu PMT semakin bervariasi dan menyehatkan sehingga anak-anak tidak bosan mengonsumsinya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pongangan Aang Chunaifi mengapresiasi kreativitas para peserta. Ia menyebut lomba ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi antarwarga.
“Harapan saya, kegiatan ini memotivasi kita semua untuk terus bersemangat memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini,” ujarnya.
Aang menambahkan, selain lomba memasak, pemerintah desa juga memprakarsai dua lomba lainnya, yakni turnamen sepak bola antar-RT dan lomba membuat video pendek (vlog) yang diikuti setiap RT.
“Turnamen sepak bola memperebutkan Kades Cup sudah memasuki babak delapan besar. Turnamen ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu dinantikan warga karena diikuti semua RT. Sementara lomba video pendek merupakan kegiatan baru yang mendapat respons positif dari kalangan anak muda,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan tahun ini di Desa Pongangan akan ditutup dengan acara jalan sehat dan bazar pada 31 Agustus 2025.
