INFOGRESIK – Keberhasilan Pemprov Jawa Barat membangun Galeri Rasulullah di Masjid Al Jabbar, Kota Bandung menarik banyak orang untuk belajar. Tak terkecuali rombongan dari Pemkab Gresik.
Dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, rombongan Pemkab Gresik melihat-lihat keindahan dan belajar pengelolahan Galeri Rasulullah, Senin (22/7/2024).
Usai berkeliling, Gus Yani menyampaikan bakal memfungsikan salah satu bangunan di kompleks Islamic Center Balongpanggang sebagai Art Science dan perpustakaan. Terlebih, sudah ada Masjid KH. Robbach Ma’sum.
“Akan kita tuntaskan di tahun 2024 ini. Dari kunjungan ini, kita dapatkan banyak konsep, ide, dan kreativitas yang dapat kita terapkan di Balongpanggang,” ungkap Bupati Yani.
Pemilihan lokasi Galeri Rasulullah di Masjid Al Jabbar juga punya alasan tersendiri. Galeri Rasulullah sendiri terkenal dengan desain arsitekturnya yang futuristik serta koleksi yang mengedepankan teknologi interaktif.
Fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat edukasi, tetapi juga destinasi wisata yang menarik bagi masyarakat luas. Disamping karena lokasinya yang sama-sama menjadi satu kompleks dengan masjid, tema galeri dan penggunaan teknologi modern juga menjadi pertimbangan khusus.
“Tidak hanya itu, kita juga mendapat pelajaran baru terkait dengan payung hukum, hingga pengelolaan dan perawatan yang menjadi evaluasi kita agar nantinya pembangunan GUS di Balongpanggang menjadi lancar,” terangnya.
Bupati Yani mengungkapkan, terkait Gresik Universal Science (GUS nantinya akan mengangkat konten kearifan lokal) dengan konsep art digital. Semuanya akan di konsep digital yang menarik dan modern agar menjadi daya tarik dan sumber edukasi bagi anak-anak sekolah. Ini nantinya akan diintegrasikan dengan tersedianya sentra UMKM yang menjual produk-produk lokal, baik itu kuliner maupun cinderamata.
Kunjungan studi tiru ini menjadi lebih spesial dengan keikutsertaannya para jurnalis dari Kabupaten Gresik. Dua organisasi jurnalis besar di Kabupaten Gresik turut mengawal terwujudnya mimpi besar Bupati Yani di kompleks islamic center di Balongpanggang.
“Kehadiran rekan-rekan jurnalis Gresik ini kita harapkan bisa menginformasikan kepada masyarakat bahwa nanti kita akan mempunyai museum digital di Balongpanggang. Tidak usah jauh-jauh ke luar negeri, nanti di Balongpanggang itu akan ada,” pungkasnya.
