INFOGRESIK – Akses permodalan sering kali menjadi tantangan terbesar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, kabar baik datang dari Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Gresik yang kini mengambil peran aktif menjadi solusi.
Dalam sebuah acara sederhana namun penuh makna di salah satu tempat usaha UMKM di GKB, Kamis (11/12/2025), PKPRI resmi menyalurkan pinjaman tanpa jaminan kepada sejumlah UMKM di Gresik.
Inisiatif ini hasil sinergi antara PKPRI dengan Komunitas Pelopor Usaha Gresik (KPUG) yang dirancang khusus untuk mempermudah UMKM mendapatkan dana pengembangan usaha, demi terciptanya pemutaran ekonomi yang stabil di Kota Gresik menjelang momen penting seperti bulan puasa.
Ketua KPUG, M. Ismail Fahmi, mengatakan bahwa 10 pelaku UMKM mendapatkan banyak manfaat dengan adanya pinjaman tanpa jaminan tersebut.
Baca juga: PKPRI Gresik Beri Bantuan Rp205 Juta untuk Renovasi Mushola terdampak Gempa Bawean
“Pinjaman ini bertujuan untuk pengembangan usaha, terutama sebagai persiapan menghadapi puasa. Total yang disalurkan senilai Rp100 juta,” kata Fahmi.
Dengan skema tersebut, setiap UMKM rata-rata menerima pinjaman sekitar Rp10 juta—jumlah yang signifikan bagi skala usaha mikro, dan yang terpenting: tanpa agunan. Skema pinjaman ini disalurkan atas nama wadah organisasi UMKM, menunjukkan pendekatan kolaboratif yang memudahkan akses.
Tingkat bunga yang ditetapkan PKPRI cukup kompetitif, yaitu sebesar 9%, membuat pinjaman ini lebih terjangkau dan realistis bagi pelaku usaha kecil.
Kegiatan ini merupakan langkah perdana kerja sama antara PKPRI dengan KPUG. Menurut Fahmi, bank yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Gresik seharusnya lebih dulu memberikan contoh kemudahan akses permodalan bagi UMKM lokal, mengikuti jejak PKPRI. Ia berharap, keberhasilan program ini menjadi inspirasi bagi lembaga keuangan lainnya di Gresik.
Baca juga: Barter Produk, Cara KPUG Saling Promosi Jualan Sesama UMKM
“Semoga dengan adanya peminjaman ini seluruh UMKM bisa mengembangkan usahanya. Mudah-mudahan seluruh perbankan yang ada di Gresik bisa mencontoh PKPRI ini dalam mempermudah pinjaman terhadap UMKM di Kabupaten Gresik,” tegasnya.
Inisiatif PKPRI ini diharapkan menjadi katalisator bagi pergerakan ekonomi kerakyatan di Gresik, membuktikan bahwa dukungan modal yang mudah diakses dan minim birokrasi adalah kunci utama untuk mendorong UMKM naik kelas dan memperkuat fondasi ekonomi daerah.
