INFOGRESIK – Komunitas Pelopor Usaha Gresik (KPUG) punya cara unik agar produk para anggotanya dikenal dan laris manis terjual. Salah satunya dengan barter atau tukar produk sesama pelaku UMKM.
Ada berbagai produk yang dibarter. Mulai bonggolan, rengginang, kopyah, hingga aneka minuman tradisional. Hal itu terlihat saat ratusan pelaku UMKM yang tergabung di KPUG berkumpul di salah satu rumah pelaku UMKM di Jalan KH. Kholil Gresik, Selasa (17/12/2024).
Ketua sekaligus Pendiri KPUG M. Ismail Fahmi mengatakan, komunitas ini sudah berdiri sejak 10 tahun lalu. Anggotanya pun tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Gresik.
“Barter produk UMKM bertujuan supaya saling mengenal dan dikenal sesama pelaku UMKM sehingga nanti ketika suatu saat butuh bisa membeli ke temannya,” ungkap Fahmi, Rabu (18/12/2024).
Menurut Fahmi, meski di Kabupaten Gresik dikenal sebagai Kota Industri, namun sebagai orang asli Gresik jangan sampai semua orang berebut menjadi pekerja pabrik.
“Kami ingin agar pelaku UMKM di Gresik dapat berkembang dan mampu menyiapkan kebutuhan para pekerja pabrik,” jelasnya.
“Ini selaras dengan program Pemerintah ke depan tentang mengurangi pengangguran melalui wirausaha,” imbuhnya.
Tak hanya itu, KPUG juga terus berkomitmen untuk membantu dan mengawal program Bupati dan Wakil Bupati Gresik Terpilih Fandi Akhmad Yani – dr. Asluchul Alif agar terus bergerak dan berkontribusi terhadap UMKM Gresik.
“Apalagi rencananya ada program bantuan modal bagi UMKM Gresik dengan bunga 0 persen. Kami berharap ini mampu mewujudkan slogan bela bagi produk UMKM,” tegas pengusaha Temulawak Eson tersebut.
