INFOGRESIK – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Gresik Muhammad Syahrul Munir – Tri Utomo (SanTri) mulai melakukan konsolidasi usai mendapatkan rekomendasi dari Partai Nasdem untuk Pilkada Gresik.
Saat menyapa relawan dan kader Partai Nasdem di Kecamatan Driyorejo, Paslon dengan akronim nama SanTri itu menyoroti masih banyak persoalan yang harus dituntaskan khususnya di wilayah Gresik selatan, Minggu (30/6/2024).
“Misalnya terkait banjir di Kecamatan Driyorejo. Setelah adanya pembangunan jalan banjir malah semakin sering terjadi,” kata calon Bupati Gresik Syahrul Munir.
Ini menunjukkan bahwa pembangunan yang dilakukan tidak memperhatikan saran dan aspirasi masyarakat sekitar.
“Kalau komunikasinya baik, semua masukan masyarakat didengar seharusnya persoalan tersebut bisa dituntaskan dengan mudah,” kata Calon Bupati Gresik Syahrul Munir.
Kemudian, persoalan pengangguran, petani yang kekurangan pupuk subsidi, angka anak putus sekolah yang masih tinggi, dan masih banyak persoalan lainnya.
“Membangun Gresik tidak bisa sak karepe dewe (semaunya sendiri, red). Perlu komunikasi yang terus menerus hingga tercipta hubungan yang harmonis. Dengan begitu, pembangunan di Gresik bisa sesuai dengan aspirasi masyarakat. Makanya kita perlu komunikasi. Selama ini, komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat masih kurang,’’ tegas Ketua Fraksi PKB Gresik ini.
Banyaknya persoalan tersebut mendorong pria asal Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar itu maju di Pilkada Gresik 2024.
“Perjalanan kita sangat penuh spiritual. Awalnya kami tidak diperhitungkan karena dianggap tidak memiliki modal logistik yang memadai di tengah politik praktis. Tapi, masyrakat sudah merasakan penguasa yang memiliki modal berlebih, tetapi tidak bisa mensejahterakan masyarakatnya,” ucapnya.
Senada, Cawabup Gresik Tri Utomo menyampaikan bahwa ada pihak-pihak yang meremehkan dan berpikirnya hanya pragmatis dengan mengukur dari materi. Namun, pihaknya tidak mau menanggapi berbagai cibiran tersebut.
“Dibuktikan saja. Saya memang tidak kaya raya, tetapi cukup,” ujar Tri Utomo.
Mantan bendahara DPD Partai Nasdem Gresik ini juga mengaku tersanjung saat dilamar menjadi pendamping Cabup Syahrul Munir. Sebab, PKB Gresik sebagai partai politik pemenang Pileg 2024 tanpa berkoalisi tetap bisa mencalonkan sendiri dalam Pilkada Gresik 2024.
“Tapi, kami beritikad untuk menjadikan Gresik baik-baik saja sehingga bersedia dilamar oleh Mas Syahrul Munir untuk maju di Pilkada 2024,” paparnya.
