INFOGRESIK – Perayaan 1 Suro atau Tahun Baru Islam 1 Muharram di Kabupaten Gresik dinodai konvoi perguruan silat hingga membuat mobil ambulans tak bisa melaju.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (27/6/2025) malam di dua lokasi, yakni di Kecamatan Menganti dan Driyorejo.
Wakapolres Gresik, Kompol Danu Anindito Kuncoro Putro, yang memimpin Pengamanan Satu Suro, langsung memerintahkan tim Unit Raimas Kalammunyeng menuju lokasi.
Kompol Danu Anindito Kuncoro Putro melalui Kasat Samapta Polres Gresik, AKP Heri Nugroho, menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengamankan 43 orang pemuda yang melakukan konvoi dan mengganggu laju ambulans.
“Dari kaos dan bendera yang dibawa mereka dari salah satu perguruan silat,” kata Heri kepada Infogresik, Sabtu (28/6/2025).
Para pemuda yang diamankan, lanjut Heri, tak hanya berasal dari Gresik saja, tetapi juga dari Mojokerto, Malang, Sidoarjo, Jombang, Lamongan hingga Bojonegoro.
Selain mengganggu ambulans dan arus lalu lintas, para pesilat yang mengendarai total 15 sepeda motor tersebut juga kedapatan membawa minuman keras dan sedang di bawah pengaruh miras.
“Setelah diamankan di Polres, lanjut diproses sesuai undang-undang yang berlaku,” tegas Heri.
