INFOGRESIK – Siapa sangka, lantaran sering diajak sang ayah memancing di Telaga Ngipik Gresik, Muhammad Aldo Syahputra justru tertarik menekuni olahraga ski air hingga akhirnya mampu mengharumkan nama Gresik dan Indonesia di ajang internasional.
Meski baru berusia 17 tahun, kepiawaian Aldo dalam bermain ski air sudah tidak bisa diragukan lagi. Remaja asal Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik ini telah menorehkan berbagai prestasi, mulai dari kompetisi tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Terbaru, anak kedua dari pasangan Seger Sutrisno dan Yunita Budi Priyanti itu berhasil meraih 2 medali emas usai menjadi Juara 1 Beginner Men Wakeboard dan Juara 1 Amateur Men Combined (Wakesurf) pada ajang IWWF Malaysia Ski & Wake Championships yang digelar di Malaysia, 15–17 Agustus 2025.
Yunita Budi Priyanti mengatakan, keikutsertaan Aldo di ajang internasional bersama 60 peserta dari berbagai negara bermula setelah ia meraih medali emas di ajang Porprov Jatim 2025 beberapa waktu lalu.
Baca juga: Cabor Ski Air Sumbang 5 Medali untuk Kontingen Gresik di Porprov Jatim, Ternyata ini yang Pertama
“Aldo kemudian ditunjuk Pemprov Jatim mewakili Indonesia untuk berlaga di IWWF Malaysia Ski & Wake Championships dan Alhamdulillah meraih dua medali emas,” kata Yunita kepada Infogresik, Senin (18/8/2025).
Perempuan yang juga pengurus Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Kabupaten Gresik itu bercerita, ketertarikan Aldo terhadap ski air berawal saat kecil sering diajak sang ayah Seger memancing di Telaga Ngipik.
“Saat itu Aldo melihat orang latihan ski air, sehingga saat berumur 8 tahun atau kelas 2 SD ia mulai mempelajarinya,” kenang Yunita.
Selama belajar ski air, siswa SMA Negeri 1 Gresik itu tentu menghadapi berbagai tantangan. Namun, berkat kegigihan dalam berlatih, ia bisa mencapai prestasi seperti saat ini.
Yunita menambahkan, ia bersama suaminya selalu mendukung penuh bakat Aldo. Bahkan, mereka rela mengeluarkan biaya pribadi agar sang anak bisa berlaga di Malaysia.
“Pemprov Jatim bantu sebagian, sisanya kami biaya pribadi. Saya sudah info Koni Gresik sebelum berangkat, tapi tidak ada bantuan dana,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan, Pemkab Gresik lebih peduli terhadap atlet agar mereka semakin bersemangat dan mampu meraih banyak prestasi.
“Semoga Aldo bisa menjadi juara PON hingga SEA Games, menjadi kebanggaan Indonesia, serta membawa nama baik Gresik dan orang tua,” pungkas Yunita.
