INFOGRESIK – Kabar adanya penemuan bayi di area sawah Dusun Kemuning, Desa Menunggal, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik pada Senin (30/12/2024) sekitar 13.00 WIB, membuat banyak orang prihatin sekaligus marah.
Hal ini lantaran pembuangan bayi berjenis kelamin laki-laki yang diduga dilakukan oleh kedua orang tuanya terbilang sadis. Bayi yang masih berlumur darah hanya dibalut kain batik dan ditinggalkan di tengah sawah. Beruntung, ada petani Desa Menunggal yang menemukan sehingga nyawa bayi masih bisa diselamatkan.
Kepala Desa Menunggal, Setya Dwi Iryanto menyampaikan pasca ramai adanya penemuan bayi di desanya langsung banyak orang menghubungi dirinya dengan maksud ingin mengadopsi.
“Mungkin sekitar 20 orang yang menghubungi saya. Baik dari Desa Menunggal maupun luar desa. Mereka siap mengadopsi bayi yang ditemukan,” ungkap Setya.
BACA JUGA: Petani Desa Menunggal Kedamean Temukan Bayi Dibungkus Kain Batik di Tengah Sawah
Dia menjelaskan, pihaknya mengaku tidak mempunyai wewenang berkaitan dengan adopsi karena itu yang mengurusi Dinas Sosial (Dinsos) Gresik.
Setya menambahkan, bayi yang ditemukan tadi siang langsung dibawa istrinya Chusmiati dan Bidan Desa ke Puskesmas Kedamean. Tapi karena kondisinya melemah sehingga harus dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
“Tadi sudah diantar istri saya dan bidan desa ke RS Ibnu Sina. Rencananya akan dilakukan observasi selama tiga hari. Mudah-mudahan bayinya diberikan kesehatan,” harapnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, warga Dusun Kemuning, Desa Menunggal, Kecamatan Kedamean digegerkan dengan adanya penemuan bayi di area sawah desa setempat.
Bayi berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi masih hidup tersebut kemudian dievakuasi oleh warga setempat ke Bidan desa.
