INFOGRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik mencatat tren positif dalam upaya menekan angka pernikahan dini. Berdasarkan data terbaru, jumlah dispensasi pernikahan di Kabupaten Gresik terus menurun dalam tiga tahun terakhir.
Capaian ini menjadi sorotan dalam Grand Final Apresiasi Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Gresik 2026 yang digelar pada Minggu (12/4/2026).
Data menunjukkan, angka dispensasi pernikahan turun dari 211 kasus pada 2023 menjadi 193 kasus pada 2024, dan kembali menurun menjadi 176 kasus pada 2025. Penurunan ini tidak lepas dari implementasi Peraturan Bupati Gresik Nomor 23 Tahun 2025 tentang Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak.
Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, menegaskan bahwa penyiapan generasi muda merupakan investasi jangka panjang yang jauh lebih penting dibandingkan pembangunan fisik semata.
Baca juga: Diharapkan Jadi Teladan Bagi Anak Remaja, Ini Dia Daftar Pemenang Duta GenRe Gresik
“Generasi muda merupakan investasi strategis bagi masa depan daerah. Oleh karena itu, perlu dipersiapkan menjadi generasi yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu menjaga diri dari berbagai perilaku berisiko,” ujarnya.
Anggota DPRD Gresik, Ricke Mayumi, turut mengapresiasi penurunan angka tersebut. Ia menilai peran Duta Genre sangat strategis dalam memberikan edukasi sebaya kepada remaja.
“Duta Genre memiliki peran penting untuk merangkul generasi muda agar terhindar dari perilaku negatif seperti pernikahan dini dan penyalahgunaan narkoba,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gresik sekaligus Bunda Genre, Nurul Haromaini, berharap tren positif ini diikuti dengan meningkatnya literasi digital remaja. Ia juga mendorong Duta Genre untuk menjadi motivator di lingkungan sebayanya.
“Duta Genre diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan generasi muda, serta menjadi motivator bagi teman sebayanya,” ujarnya.
Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, dr. Titik Ernawati, menambahkan bahwa program Genre berfokus pada Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), yang meliputi pencegahan pernikahan usia dini, pergaulan berisiko, serta penyalahgunaan narkoba.
Baca juga: Anggota DPRD Gresik Ricke Mayumi Ingatkan Remaja Pentingnya Keseimbangan Ekonomi dan Mental
Dalam ajang Grand Final tersebut, dari 20 finalis terpilih, pasangan Serry Satya dan Chandra Ari berhasil meraih Juara I. Posisi Juara II diraih oleh Shesa Nayla dan Raditya Moreno, sementara Juara III diraih Fahri Zaidan dan Syirilla Syila.
Adapun penghargaan kategori lainnya yakni Juara Favorit diraih Alexandria Azzahra dan Billy Ardo, Juara Advokasi oleh Adi Bachtiar dan Siti Aisyah, serta Juara Berbakat oleh Vito Dwi dan Inggrit Sally.
Dengan terus menurunnya angka dispensasi pernikahan, Pemkab Gresik optimistis dapat mewujudkan generasi emas yang lebih sehat secara reproduksi, mental, dan sosial.
