INFOGRESIK – Duka menyelimuti Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, setelah Ahmad Ramdhani Al Firdaus (10) meninggal dunia akibat tenggelam di kubangan air bekas tambang galian C di Desa Masangan, Kecamatan Bungah.
Peristiwa nahas pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 13.00 WIB itu bermula ketika Ahmad Ramdhani bermain bersama lima temannya di area bekas tambang yang berjarak sekitar dua kilometer dari rumahnya.
Sekitar pukul 11.45 WIB, para siswa SD tersebut datang ke area bekas galian yang terisi air hujan dan air tanah, sehingga membentuk kubangan dalam menyerupai danau.
Suasana ceria berubah menjadi kepanikan. Pada pukul 13.00 WIB, teman-teman korban bergegas meminta pertolongan kepada warga setelah melihat salah satu rekan mereka tenggelam.
Baca juga: Jerit Bahagia Nelayan Ujungpangkah, Motor NMAX yang Hilang Ditemukan Polsek Sidayu
“Iya benar, korban meninggal dunia karena tenggelam saat bermain bersama lima temannya di area bekas tambang galian C Desa Masangan, Kecamatan Bungah,” kata Kapolsek Bungah, Iptu Suhari, saat dikonfirmasi pada Jumat (28/11/2025).
Warga dan ayah korban lalu menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Sayangnya, pencarian berakhir dengan ditemukannya korban dalam kondisi sudah meninggal dunia.
“Korban diduga terpeleset kemudian terjatuh ke area bekas galian C dengan posisi kepala lebih dahulu ke air sehingga meninggal dunia,” terang Suhari.
Pemeriksaan awal memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah, membuat surat pernyataan penolakan otopsi, serta menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun. Mereka juga menginginkan agar jenazah segera dimakamkan.
“Pihak keluarga membuat surat pernyataan penolakan otopsi dan tidak menuntut kepada siapapun terkait kejadian ini,” ujarnya.
Tragedi ini kembali menyoroti bahaya kubangan bekas galian C yang kerap ditinggalkan tanpa pengawasan dan pengamanan memadai.
