INFOGRESIK – Aksi kepedulian terhadap sesama ditunjukan Pengurus dan Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al – Muniroh Ujungpangkah, dengan menggelar sahur bareng warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, Jumat (28/3/2025).
Kedatangan Pengurus dan Santri Ponpes Al-Muniroh ini diterima langsung oleh Kepala Rutan Gresik Yuliawan Dwi Nugroho, dan petugas lainnya. Momen ini menjadi ajang kebersamaan yang sarat makna, mencerminkan semangat persaudaraan di tengah bulan suci menjelang Hari Raya Idulfitri.
Suasana haru terasa, saat jarum jam menunjukkan pukul 03.00 WIB dini hari, menandakan waktunya sahur. Dengan penuh antusias, petugas Rutan Kelas IIB Gresik membagikan makan sahur kepada warga binaan di dalam blok hunian yang telah disediakan oleh santri dan jamaah ngaji Ponpes Al Muniroh Ujungpangkah, Gresik.
Momen ini menjadi kesempatan langka bagi warga binaan untuk merasakan kebersamaan yang jarang terjadi dalam keseharian mereka. Khususnya saat makan sahur.
Salah satu Pengurus Pondok Pesantren Al Muniroh sekaligus Anggota DPRD Gresik, Muhammad Kurdi, mengatakan ada ratusan paket makan sahur yang dibagikan ke warga binaan di Rutan Kelas IIB Gresik.
“Intinya, kita ingin berbagi kebahagiaan Ramadan dengan makan sahur bersama para warga binaan Rutan Kelas IIB Gresik. Kemungkinan ada di antara warga binaan ada yang rindu masakan rumah pas sahur, mudah-mudahan bisa menjadi salah satu pengobat rindu saat makan sahur di rumah,” ujarnya.
Tak lupa, Gus Kurdi menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Rutan Kelas IIB Gresik sudah menyambut baik dan sangat antusias dengan kegiatan ini.
“Ada 300 paket makan sahur yang kami bagikan dari swadaya santri dan jamaah ngaji Ponpes Al-Muniroh,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Gresik Yuliawan Dwi Nugroho melalui Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Anggi Fauzi, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Gus Kurdi serta pihak Ponpes Al-Muniroh atas kepeduliannya terhadap warga binaan Rutan Gresik yang sudah terjalin selama ini.
“Semoga di dalam indahnya bulan Ramadan ini hati rekan-rekan warga binaan terketuk pintu hatinya untuk senantiasa berbuat kebaikan dan menanamkan sikap peduli terhadap sesama seperti yang mereka dapatkan di dalam Rutan Gresik, hingga saatnya nanti mereka kembali ke tengah masyarakat,” ungkapnya.
