INFOGRESIK – Memasuki musim penghujan seringkali membuat masyarakat mudah sakit. Untuk itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Raci Kulon, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik mengandeng Puskesmas Sidayu menggelar pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan yang diawali dengan senam lansia itu diikuti ratusan warga. Dilanjutkan beberapa rangkaian lainnya. Mulai Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer), Posyandu Balita, hingga Posbindu atau Pos Pembinaan Terpadu untuk kesejahteraan masyarakat.
Kepala Desa (Kades) Raci Kulon Hendry Adha Asmoko mengatakan, total ada 130 orang yang ikut dalam kegiatan yang bertempat di balai desa setempat, Kamis (13/12/2024).
Mereka tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan seperti cek tekanan darah, gula darah, dan kolesterol. Fasilitas tambahan seperti Active Zone Mini turut disediakan untuk menunjang aktivitas para lansia.
“Dengan menjaga kesehatan fisik dan mental, para lansia dapat tetap aktif dan produktif. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan semakin banyak lansia yang ikut berpartisipasi,” ujar Kades Hendri Asmoko didampingi bidan desa Lilik Ernawati.
Dijelaskan Hendri, kegiatan ini merupakan bagian dari program Desa Racikulon yang didanai dari Dana Desa (DD). Posyandu ini bertujuan mendukung kesehatan kelompok masyarakat rentan. Ia berharap usai kegiatan para lansia dapat hidup lebih sehat, aktif, dan bahagia.
Selain itu, lanjut kades yang sudah menjabat sejak 2019 ini, pihaknya juga menggelar Program Makanan Tambahan (PMT).
“PMT ini kami laksanakan periodik sesuai anggaran yang ada. Tahun ini kami laksanakan setiap hari selama 2 bulan berturut-turut. Tidak hanya anak sekolah, anak-anak lain serta lansia juga mendapatkan makanan tambahan. Insya Allah tahun depan akan kami tambah jumlahnya,” ungkapnya.
Sementara Bidan Desa Raci Kulon Lilik Ernawati menyampaikan bahwa, program makanan tambahan akan disinkronkan dengan program pemerintah pusat, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan program ini, pihaknya optimis bisa meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan lansia di desanya.
“Kami optimis karena dengan program makanan tambahan bisa membantu mengurangi angka stunting,” kata istri dari Kades Hendry.
Sebelumnya, kata dia, di Desa Racikulon ditemukan ada lima anak terdeteksi stunting. Itu diketahui saat screening beberapa waktu lalu. Selanjutnya pihak desa bersama bidan desa melakukan pemeriksaan dan perawatan kelima anak stunting tersebut.
“Kami pantau dan kami berikan nutrisi serta makanan bergizi. Alhamdulillah satu anak sudah tereliminasi dari stunting. Kini tinggal empat kami pantau dan kami bantu nutrisinya melalui program makanan tambahan. Insya allah akhir tahun ini keempatnya bisa segera tereliminasi dari stunting,” ucapnya.
Di tempat yang sama, salah satu dokter dari Puskesmas Sidayu, yakni dr. Lisa menyambut baik kerja sama di bidang kesehatan antara Pemdes Racikulon dengan Puskesmas Sidayu.
“Program yang baik dan harus terus dilanjutkan sebagai bentuk perhatian Pemdes terhadap kesehatan warganya,” ucap dokter asli Flores ini.
