INFOGRESIK – Kabupaten Gresik kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang peternakan tingkat regional. Kambing Peranakan Etawa (PE) asal Kandang Sonto milik H. Yazid berhasil meraih Juara 1 dalam Kontes Kambing PE Surya Nusantara Cup 1 yang digelar di Lapangan Desa Tegalan, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Minggu (12/4/2026).
Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah. Kompetisi dibagi ke dalam lima kategori, mulai dari Kelas A hingga Kelas E untuk jantan dan betina.
H. Yazid mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Ketua Indonesia Goat Breeders (IGB) Kabupaten Gresik itu menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar soal trofi dan hadiah, melainkan bukti kualitas unggul genetik ternak lokal Gresik.
Baca juga: Jelang Iduladha, Kandang Sonto Gembolo Gresik Mulai Diserbu Pembeli
“Kemenangan ini diharapkan bisa memotivasi peternak lain untuk lebih fokus meningkatkan mutu genetik dan budidaya. Kita ingin menghasilkan ternak dengan kualitas fisik terbaik, mulai dari postur hingga keserasian warna,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Ia juga menilai, kontes semacam ini menjadi instrumen penting dalam meningkatkan nilai ekonomis peternak. Pasalnya, kambing yang menjuarai kontes biasanya mengalami lonjakan harga jual yang signifikan.
Selain itu, H. Yazid yang juga aktif di berbagai organisasi turut menyoroti pentingnya kedaulatan pangan. Ia mendorong pemerintah, baik daerah maupun pusat, untuk memberi perhatian lebih kepada peternak kambing dalam negeri.
“Kambing Etawa Indonesia punya kualitas luar biasa dan peternaknya hebat. Saya mendorong pemerintah untuk menghentikan impor daging kambing, karena produk lokal kita jauh lebih unggul,” tegasnya.
Baca juga: Harapan Tinggi Peternak Gresik, Ubah Pola Tradisional Menjadi Modern Melalui Program “Krawu Enak”
Ia pun menyatakan siap memberikan masukan jika diminta oleh pemerintah, mulai dari tingkat daerah hingga pusat, terkait strategi peningkatan kesejahteraan peternak kambing di Indonesia.
Tak hanya sebagai ajang kompetisi, kontes ini juga bertujuan melestarikan ras PE Kaligesing sebagai kebanggaan nasional. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus pertukaran pengetahuan dan teknologi budidaya antar peternak guna mendukung ketahanan pangan nasional.
