INFOGRESIK – Identitas kependudukan sangat penting dimiliki seseorang. Untuk itu, sepanjang tahun 2024 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Gresik bekerja keras memberikan pelayanan terbagi bagi warga Gresik.
Berdasarkan catatan Dispendukcapil Gresik, hingga 2024 pencetakan pembaruan kartu keluarga (KK) yang memiliki blangko sudah 408.412 dokumen atau 96,3 persen dari total 424.021 KK yang terdaftar.
“Kecamatan Menganti menjadi wilayah dengan jumlah KK terbesar, yaitu 42.640 KK, diikuti oleh Kecamatan Manyar dengan 37.286 KK. Sementara Kecamatan Tambak memiliki jumlah KK terendah, yakni sebanyak 9.889 KK,” ungkap Kepala Dispendukcapil Gresik Hari Syawaludin kepada Infogresik, Rabu (25/12/2024).
Dia menjelaskan, masih terdapat 15.609 KK yang belum tercetak, mencakup 12.412 dokumen milik kepala keluarga laki-laki dan 3.197 dokumen milik kepala keluarga perempuan.
“Masyarakat yang belum bisa datang ke kecamatan-kecamatan atau Mall Pelayanan Publik (MPP),” ujar Hari.
BACA JUGA: Jelang Pilkada, 10.754 Pemilih Pemula Belum Lakukan Rekam e-KTP
Tak hanya itu, pencapaian signifikan dalam penyediaan dokumen kependudukan individu kini sudah tembus angka 99,2 persen dengan total 998.003 penduduk telah memiliki KTP elektronik.
“Tahun 2024 kami berhasil mencetak 111.885 KTP berhasil dicetak untuk memenuhi kebutuhan administrasi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Hari menyebut, capaian kepemilikan akta kelahiran juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sebanyak 99,3 persen anak usia 0–18 tahun di Kabupaten Gresik telah memiliki akta kelahiran.
“Kecamatan dengan tingkat kepemilikan akta kelahiran tertinggi adalah Kecamatan Gresik, mencapai 95 persen, sementara Kecamatan Tambak mencatatkan angka terendah sebesar 85 persen,” ujarnya.
“Penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) juga terus meningkat. Dari total target anak usia 0–17 tahun, 78,5 persen telah memiliki KIA, dengan Kecamatan Manyar mencatatkan tingkat kepemilikan tertinggi, yaitu 85 persen dan Kecamatan Sangkapura sebagai yang terendah dengan 72 persen,” tambahnya.
BACA JUGA: Ribuan Warga Manfaatkan Layanan Dispendukcapil Nge-Mall, Kebanyakan Cetak KTP
Keberhasilan Dispendukcapil Gresik dalam memberikan pelayanan ke masyarakat tak lepas dari program-program jemput bola, yakni mendatangi desa, sekolah, perusahaan hingga mall. Adapun pelayananan yang diberikan mulai pembuatan IKD, Cetak El-KTP, pembuatan KIA, pembuatan KK, akte kelahiran & kematian, data ganda & anomali, legalisir hingga pindah masuk & keluar.
“Program Dispendukcapil Ngemall ini yang mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Untuk itu kami berencana mengadakan setiap tahun,” kata Hari.
Sebagai pengakuan atas dedikasi dan kinerja yang unggul, Dispendukcapil Gresik berhasil menerima penghargaan bergengsi berupa Piagam Penghargaan dari OMBUDSMAN RI atas “Penganugerahan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024”. Penghargaan ini juga mencerminkan komitmen Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik dalam memberikan layanan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
