INFOGRESIK – SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik atau Berlian School kembali membuktikan diri sebagai pusat pembinaan bakat olahraga sejak dini. Melalui ajang Berlian Archery Competition 3, ratusan atlet panahan cilik dari berbagai daerah di Jawa Timur berkumpul dan berkompetisi.
Kompetisi panahan tradisional yang digelar pada Sabtu (2/5/2026) ini sukses menyedot perhatian besar. Sebanyak 169 peserta tingkat sekolah dasar (SD) ambil bagian, bahkan rela datang dari luar kota demi mengasah kemampuan mereka.
Antusiasme terlihat dari beragam asal peserta, mulai dari Gresik, Surabaya, Lamongan, Madiun, Pasuruan, hingga Malang. Momen libur panjang turut menjadi faktor meningkatnya partisipasi dari luar daerah.
Baca juga: Sambut Ramadan, SD Berlian School Ajak Siswa Bersedakah di Celengan Hewan
Kepala SD Berlian School, Farikha mengaku bersyukur atas tingginya minat peserta dalam pelaksanaan tahun ketiga ini.
“Ini ajang ketiga, tidak hanya dari Gresik, peserta datang dari berbagai daerah. Momennya juga pas karena libur panjang,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah untuk mengembangkan potensi anak sejak dini. Bahkan, beberapa alumni kegiatan ini telah berhasil menembus jalur atlet profesional dan meraih prestasi nasional.
“Kami memfasilitasi siswa untuk mengasah skill melalui kegiatan ekstrakurikuler. Mereka bebas memilih sesuai minatnya,” tambahnya.
Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik, Saifuddin Ghozali. Ia menilai kegiatan ini bisa menjadi contoh positif bagi sekolah lain.
“Kami dari Pemkab Gresik mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya. Ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya,” ungkapnya.
Baca juga: Tahfidz Outdoor di Wagos, Cara Berlian School Ajak Siswa Menghafal Al-Qur’an di Alam
Sementara itu, Ketua Persatuan Panahan Tradisional Indonesia (Perpatri) Gresik, Khoirul Anam menyebut ajang ini sebagai bukti berkembangnya olahraga panahan tradisional di kalangan pelajar.
“Untuk sekolah di Gresik yang menggelar event seperti ini, baru SD Muhammadiyah 2 GKB. Harapannya ke depan semakin banyak sekolah yang mengikuti,” katanya.
Dalam kompetisi ini, para pemenang akan mendapatkan piala serta uang pembinaan jutaan rupiah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.
