INFOGRESIK – Mohammad Rum Pramudya resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Cabang Gresik masa bakti 2026–2030. Ia terpilih dalam Musyawarah Cabang (Muscab) II yang digelar di Ruang Putri Mijil, Pendopo Gresik, Sabtu (18/4/2026).
Pram yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Gresik ini menggantikan Lestari Sudaryanti, Ketua IKA Unair Cabang Gresik periode 2021–2025. Dalam kepemimpinannya, ia akan mengemban tanggung jawab untuk mengonsolidasikan potensi ribuan alumni Unair di Gresik guna mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutan perdananya, Pram menegaskan bahwa kekuatan utama organisasi terletak pada koneksi dan solidaritas antaralumni. Ia berkomitmen menjadikan IKA Unair sebagai wadah kolaborasi yang inklusif.
“Membangun jejaring alumni membutuhkan kolaborasi dan dukungan dari seluruh pihak. Kami optimistis, dengan kebersamaan, visi dan misi organisasi dapat diwujudkan secara optimal,” tegas Pram.
Baca juga: 29 Tahun Lulus, Alumni Smansa 97 Gelar Nostalgia Sambil Berbagi Santunan Anak Yatim
Terpilihnya Rum Pramudya turut mendapat sambutan positif dari Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, yang hadir membuka acara. Bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut berharap kepemimpinan baru mampu menggerakkan alumni secara lebih progresif.
“Saya mengajak IKA Unair untuk terus bergerak progresif dan terstruktur dalam membangun program kolaboratif berbasis data dan riset yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini memerlukan kontribusi nyata, jejaring yang kuat, serta semangat kebersamaan para alumni,” ujar Gus Yani.
Ia menambahkan, apabila seluruh alumni dapat bersatu, kontribusi yang dihasilkan akan mencakup berbagai sektor strategis.
“Apabila seluruh alumni dapat bersatu dan bergerak bersama, kontribusi yang dihasilkan tidak hanya pada sektor infrastruktur, tetapi juga mencakup penguatan ekonomi serta pembangunan sosial dan budaya,” tambahnya.
Dengan kepemimpinan Mohammad Rum Pramudya, IKA Unair Cabang Gresik diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis potensi lokal serta keilmuan para anggotanya.
