Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sunday, 23 August 2026
    WhatsApp Facebook X (Twitter) Instagram TikTok Threads
    info GRESIKinfo GRESIK
    Follow @infogresik
    • Home
    • Info Warga
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
    • Wisata & Kuliner
    • Peristiwa & Hukum
    • Lainnya
      • Tradisi & Budaya
      • Sosok
      • Olahraga
    info GRESIKinfo GRESIK
    You are at:Home»Ekonomi & Bisnis»Warga Wotan Panceng Geruduk PT Avia Avian, Tak Menyerap Tenaga Kerja Lokal Hingga Dugaan Adanya Pungutan Uang Jadi Alasan
    Ekonomi & Bisnis

    Warga Wotan Panceng Geruduk PT Avia Avian, Tak Menyerap Tenaga Kerja Lokal Hingga Dugaan Adanya Pungutan Uang Jadi Alasan

    Khanif RosidinBy Khanif Rosidin13/10/2022No Comments3 Mins Read
    Salah satu pendemo menunjukan poster tuntutan kepada manajemen PT. Avia Avian Industri Pipa. (Foto: Khanif Rosidin)
    Salah satu pendemo menunjukan poster tuntutan kepada manajemen PT. Avia Avian Industri Pipa. (Foto: Khanif Rosidin)

    INFOGRESIK – Bunyi klakson dan teriakan bersautan diiringi alunan musik dari pengeras suara menandai kedatangan ratusan warga Desa Wotan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik di depan PT. Avia Avian Industri Pipa, Jl. Daendles KM. 34.

    “Jangan ada yang masuk ke dalam. Di depan saja,” kata Udin, salah satu pendemo saat meminta ratusan orang agar tak memasuki area pabrik PT. Avia Avian Industri Pipa melalui pengeras suara, Kamis (13/10/2022) siang.

    Meski terik matahari terasa menyengat kulit, namun ratusan warga Wotan yang tergabung dalam Aliansi Warga Wotan tetap gigih memperjuangkan nasibnya. Keberadaan perusahaan yang seharusnya bisa mensejahterakan masyarakat justru bisa dirasakan. Seperti sulitnya mendapat pekerjaan di lingkungan sendiri. Kondisi ini semakin diperparah dengan dugaan adanya pungutan uang ratusan hingga jutaan rupiah bagi warga yang ingin bekerja di PT Avia Avian.

    “Masih banyak warga yang ingin pekerja disana disuruh banyar dulu, ini sudah tak jadi rahasia lagi. Ada yang diminta 500 ribu sampai 2,5 juta rupiah. Dan memprihatinkan, ini padahal wilayah desa kami,” ungkap Syah Alwan, salah satu peserta demo.

    Untuk itu, Alwan meminta HRD atau personalia perusahaan dan ketua kelompok pekerja bisa dikhususkan warga desa setempat. “Juga tenaga kerja non skill 70 persen harus warga lokal desa kami, hal ini karena masih banyak yang belum mendapatkan kerja,” kata Ketua Kartar Wotan tersebut.

    Senada, Kepala Desa Wotan Khusnul Muslikhun mengaku dari ribuan angkatan kerja di desanya, hanya 70 orang yang bekerja di Avia Avian. Sebagai besar masih belum memiliki pekerjaan.

    “Yang 18 orang ini berhenti karena katanya perusahaan sepi. Kami juga minta ada CSR (Tanggungjawab sosial perusahaan) yang sesuai dengan apa yang diminta warga,”ujarnya.

    Khusnul menyatakan, pihaknya juga meminta pertanggungjawaban perusahaan karena dia mendengar ada warganya, yang kini mantan karyawan Avia Avian diduga menjadi korban pelecehan seksual.

    “Kami mendengar bahwa ada pekerja jadi korban pelecehan seksual. Sekarang tidak berkerja lagi dan mengundurkan diri. Kejadian sekitar 2019,” tambahnya.

    Usai melakukan orasi secara bergantian dan menunjukan spanduk tuntutan, sebagian warga Wotan akhirnya ditemui oleh perwakilan Avia Avian.

    Suasana audiensi antara perwakilan Aliansi Warga Wotan dengan PT. Avia Avian Industri Pipa di atas timbangan kendaraan. (Foto: Khanif Rosidin)
    Suasana audiensi antara perwakilan Aliansi Warga Wotan dengan PT. Avia Avian Industri Pipa di atas timbangan kendaraan. (Foto: Khanif Rosidin)

    Awalnya, perwakilan dari pendemo itu hendak ditemui di ruangan kantor perusahaan. Akan tetapi, saking banyaknya orang yang mau ikut audiensi akhirnya diganti di atas timbangan kendaraan.

    Dalam audiensi yang dipimpin oleh Camat Panceng itu, aksi adu mulut pun terjadi. Hal ini dipicu dari kekecewaan peserta demo lantaran tidak adanya jawaban memuaskan atas tuntutan warga.

    Bahkan, saking alot dan lamanya audiensi membuat peserta demo satu persatu mulai memasuki perusahaan. “Wis ayo balik. Ojok kesuwen nak kene (audiensi),” teriak massa pendemo.

    Saat perwakilan Avia Avian meminta waktu sebulan untuk menyampaikan tuntukan Aliansi Warga Wotan kepada pimpinan manajemen selaku pemegang kebijakan. Massa aksi kompak menolak. “Maksimal kami tunggu jawabannya satu minggu. Kalau tidak kami akan datangkan massa tambah banyak,” tegas Alwan.

    Sementara, Kuasa Hukum PT. Avia Avian Industri Pipa Jajang mengatakan menerima segala tuntutan dari warga. Untuk itu ia bersama dengan lainnya akan segera menemui manajemen. Terkait adanya laporan dugaan pelecehan seksual yang dialami mantan pegawainya ia tak bisa berkomentar.

    “Kita tak pernah ada laporan soal pelecehan seksual. Untuk tuntutan lainnya akan sampaikan kepada atasan,” ujarnya.

    Sebelum melakukan aksi demo di PT Avia Avian Industri Pipa, terlebih dahulu ratusan warga Wotan mendatangi Perum Perhutani Panceng untuk meminta hak pengelolaan hutan untuk warga dan menuntut agar Perhutani menutup warung-warung di area hutan yang ditenggarai dijadikan ajang prostitusi terselubung.

    Aliansi warga wotan berita gresik desa wotan gresik info gresik pt avia avian industri pipa wotan tenaga kerja
    Previous ArticleKemudahan Dalam Berinvestasi Bawa Gresik Raih Anugerah Layanan Investasi Terbaik se-Indonesia
    Next Article Solar SPBN Campurejo Akhirnya Mancur, Usai Ditunggu Sejak Agustus
    Khanif Rosidin

    Related Posts

    Nekat Ambil Alat Pancing yang Hanyut, Pemancing di Menganti Gresik Tewas Tenggelam

    21/08/2026

    Lewat ICISSS 2026, UMG Mendorong Inovasi Sains dan Sosial Berdampak Nyata bagi Masyarakat

    21/08/2026

    Bangunan Sekolah Diperbaiki, 387 Siswa SDN 225 Gresik Pindah Belajar ke Gedung Serbaguna Milik Pemdes Kepatihan

    21/08/2026

    Bupati Gresik Salurkan BLT Rp900 Ribu untuk 263 KPM dan Bantuan Pangan bagi 9.932 Warga di Dukun

    20/08/2026

    Terbebas dari Tuntutan Rp 18 Miliar, Gugatan PT BPK terhadap Pengelola SPPG Gresik Ditolak PN Gresik

    18/08/2026

    Lewat Pagelaran Wayang Kulit HUT ke-54, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Dalang Muda dan Cilik

    18/08/2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Info Gresik
    • Info Warga
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pemerintahan & Politik
    • Peristiwa & Hukum
    • Pendidikan & Kesehatan
    • Olahraga
    • Seni & Budaya
    • Sosok
    • Wisata & Kuliner
    Tentang Info Gresik

    Media informasi terupdate, terpercaya, dan teraktual seputar kota Gresik dan sekitarnya.

    © 2026 infogresik.id. Designed by Tim Infogresik.id.
    • Pedoman Media Siber & Kode Perilaku
    • Privacy Policy
    • Follow @infogresik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.