INFOGRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyoroti serius persoalan integritas birokrasi, khususnya terkait temuan kasus Surat Keputusan (SK) palsu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.
Hal itu disampaikan saat penyerahan SK pengangkatan PNS dan perpanjangan kontrak PPPK formasi 2021 yang digelar di area parkir belakang Kantor Pemkab Gresik, Selasa (28/4/2026).
Di hadapan ratusan ASN, Gus Yani mengaku prihatin atas adanya oknum yang berani memalsukan dokumen negara tersebut.
Baca juga: Tipu 14 Korban, Tersangka Mafia SK ASN Palsu di Gresik Raup Rp1,5 Miliar
“Saya sangat prihatin jika di Kabupaten Gresik ada persoalan terkait SK palsu. Tentu ini mencoreng raihan prestasi birokrasi Pemkab Gresik yang sudah lama dibangun dengan susah payah,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat aparat penegak hukum dalam menangani kasus tersebut.
“Saya mengapresiasi kepada Polres Gresik yang sudah menangani kasus ini dengan cepat. Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus seperti ini,” tegasnya.
Gus Yani menegaskan bahwa penataan aparatur di bawah kepemimpinannya mengedepankan prinsip meritokrasi dan sistem seleksi yang transparan. Karena itu, ia meminta seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, untuk menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan.
Baca juga: BKPSDM Gresik Resmi Laporkan Dugaan Pemalsuan SK ASN dan PPPK ke Polisi
“ASN harus bekerja dengan penuh integritas, disiplin, tanggung jawab, serta dedikasi tinggi. Ini bukan hanya soal jabatan, tetapi tentang pengabdian,” tambahnya.
Dalam agenda tersebut, Bupati menyerahkan total 468 SK untuk jabatan struktural dan fungsional. Selain itu, turut dilantik delapan pejabat fungsional tertentu, mulai dari penyuluh lingkungan hidup hingga tenaga kesehatan.
Ia pun berpesan agar para pegawai tidak sekadar mengejar status, melainkan benar-benar hadir untuk melayani masyarakat.
Baca juga: Manajemen ASN Diakui, Pemkab Gresik Sabet Kabupaten Terbaik III Se-Indonesia dari BKN
“Kembangkan kompetensi diri agar mampu menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ingat, kita hadir untuk melayani, bukan untuk dilayani,” pungkasnya.
Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, serta Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rahman.
