INFOGRESIK – Keselarasan antara keilmuan dan spiritual, terus dilakukan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI). Untuk mendukung hal itu, UISI meresmikan Masjid Silo Al-Ilmi dan menggelar Salat Jumat perdana, pada Jumat (16/5/2025)
Peresmian yang dilakukan oleh Dwi Soetjipto, Founding Father UISI, didampingi Rektor UISI, Herman Sasongko, dan sejumlah tamu undangan tersebut, mencatat sejarah baru hadirnya masjid yang berdiri megah di bekas silo atau tempat penyimpanan semen.
Masjid ini menjadi yang pertama di Indonesia yang dibangun di atas struktur silo, yang dulunya merupakan bagian dari operasional PT Semen Gresik, yang kini bertransformasi menjadi Semen Indonesia.
Peresmian bangunan monumental dan bersejarah ini, merupakan kado terbesar kampus ternama Kota Pudak, yang menginjak usia ke 11 tahun.
Rektor, Herman, menyampaikan rasa bangga atas terwujudnya salah satu cita-cita besar pendirian kampus, yaitu menghadirkan fasilitas ibadah representatif dan sarat makna historis.
“Ini adalah wujud nyata dari kolaborasi dan kerja sama semua pihak. Cita-cita kita bersama, hari ini terwujud,” ujar Herman.
Masjid ini dibangun di atas struktur silo, yang menurut KBBI berarti, tempat atau wadah tinggi dan luas, yang digunakan untuk penyimpanan semen.

Transformasi tempat penyimpanan ini menjadi rumah ibadah yang mencerminkan filosofi transisi dari material menjadi spiritual.
“Kami yakin ini akan bermanfaat bagi sivitas akademika UISI dan masyarakat sekitar kampus,” terangnya.
Tak hanya masjid, di lokasi yang sama juga akan hadir Perpustakaan Silo Al-Ilmi, sebagai pusat literasi dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi sivitas akademika UISI.
“Dulu, di lahan ini, batu kapur dari Gresik diolah menjadi semen. Sekarang, kami dedikasikan tempat ini sebagai sumber ilmu dan cahaya,” kata Dwi Soetjipto.
Dwi menjelaskan, kampus ini didirikan saat ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Semen Indonesia.
Ia pun merasa bangga, karena kini kampus tersebut telah berkembang dengan baik dan menjadi daya tarik tersendiri.
“Kami berharap kolaborasi antara semua pihak dapat terwujud,” pungkasnya.
