INFOGRESIK – Perebutan Surat Keterangan (SK) Rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk maju di Pilkada Gresik kini semakin sengit.
Terlebih, meski DPP Partai Demokrat sudah memberikan surat tugas ke Bakal Calon Bupati (Bacabup) Gresik dr. Asluchul Alif pada beberapa waktu lalu dan sebelumnya Bacabup Syahrul Munir juga sempat mendapat dukungan dari Bapillu DPP Demokrat Andi Arief di Jakarta, namun partai berlambang mercy ini tetap membuka pendaftaran Bacabup dan Bacawabup.
Seperti terlihat saat Wakil Ketua DPC Demokrat Gresik Suberi beserta jajaran pengurus menerima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah menyerahkan berkas pendaftaran sebagai Bacabup dan Bacawabup di DPC Partai Demokrat Kabupaten Gresik, Senin (29/7/2024) sore.
Saat datang ke kantor DPC Partai Demokrat Gresik Gus Yani mengenakan pakaian putih biru. Sementara Bu Min memakai setelan jas biru berlogo Partai Demokrat.
Wakil Ketua DPC Demokrat Gresik Suberi membenarkan bila kedatangan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah ke DPC Partai Demokrat untuk menyerahkan berkas pendaftaran.
“Gus Yani mendaftar sebagai bakal calon bupati dan Bu Min sebagai bakal calon wakil bupati,” ungkap politisi asal Desa Golokan Kecamatan Sidayu ini.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya Bacabup Gus Yani sudah mendapat Surat Tugas dari DPP PDIP untuk maju di Pilkada 2024. Akan tetapi dikarenakan PDIP Gresik hanya memiliki 9 kursi di DPRD atau kurang 1 kursi untuk memenuhi syarat 20 persen. Sehingga PDI meminta Gus Yani untuk mencari partai koalisi.
Partai Demokrat Gresik sendiri memiliki 3 kursi di legislatif. Bila nanti kedua partai ini sepakat berkoalisi, maka bisa mengusung pasangan Cabup-Cawabup.
