INFOGRESIK – Gressmall Gresik melakukan terobosan dengan menghadirkan Sudut Baca di Sukarame Foodcourt, lantai 1. Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen manajemen untuk mengubah stigma pusat perbelanjaan, dari sekadar tempat hiburan menjadi ruang publik yang produktif bagi masyarakat.
Fasilitas literasi yang menjadi pertama di mall wilayah Gresik ini dirancang sebagai ruang terbuka yang nyaman. Tujuannya memberikan nilai tambah bagi pengunjung, sehingga waktu yang dihabiskan di mall dapat diisi dengan aktivitas yang menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.
General Manager Gressmall, Erich Pramono Bangun, menegaskan bahwa kehadiran Sudut Baca ini merupakan respons terhadap kebutuhan pengunjung akan ruang yang memberikan manfaat lebih di sela waktu bersantai.
Baca juga: Smash Persahabatan di Tengah Mall, Cerita Seru ‘Badminton With Bestie Vol. 2’ di Gressmall
“Saat ini, mall bukan lagi sekadar tempat untuk berbelanja atau bersantai. Kami melihat bahwa pengunjung juga membutuhkan ruang yang memberikan manfaat lebih, salah satunya melalui literasi,” ungkap Erich.
Ia menambahkan, melalui fasilitas ini Gressmall ingin menciptakan ekosistem baru di mana aktivitas gaya hidup (lifestyle) dapat berjalan beriringan dengan produktivitas.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman baru di Gressmall, di mana pengunjung dapat menikmati waktu dengan cara yang lebih produktif, menambah wawasan, sekaligus tetap merasakan kenyamanan berkunjung di mall,” imbuhnya.
Inisiatif produktif ini juga sejalan dengan konsistensi Gressmall dalam mendukung generasi muda. Sebelumnya, Gressmall telah sukses menyelenggarakan program Gress of Champions pada November 2025 sebagai bentuk apresiasi bagi pelajar berprestasi.
Baca juga: Menjelajahi “Eat Corner”: Titik Temu Kuliner Baru di Lantai LG Gressmall yang Bikin Betah
Langkah ini selaras dengan visi Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, yang terus mendorong peningkatan literasi dan numerasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Dengan adanya Sudut Baca ini, Gressmall memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menyediakan ruang publik yang edukatif. Manajemen berharap fasilitas ini mampu menginspirasi masyarakat untuk lebih dekat dengan budaya membaca, bahkan di tempat yang tidak terduga seperti pusat perbelanjaan.
