INFOGRESIK – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jawa Timur menggelar pelatihan Pemberdayaan Srikandi Kabupaten Gresik berupa Baking Class Kue Manis untuk Snack Box Bolen dan Aneka Pastry bagi 50 ibu muda di Kabupaten Gresik, Minggu (10/5/2026).
Bertempat di Kafe Koromi Gresik, kegiatan ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi perempuan melalui sektor industri kreatif dan usaha kuliner rumahan.
Ketua Gekrafs Jatim, Rian Septrianto Maulana, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Yayasan Indonesia Setara milik Sandiaga Uno. Menurutnya, pelatihan tidak hanya fokus pada praktik membuat produk, tetapi juga penguatan mental dan strategi usaha.
Baca juga: Gekraft dan Diskominfo Jatim Dorong Milenial Manfaatkan Digitalisasi untuk Tumbuhkan Ekonomi Kreatif
“Ini bukan hanya pelatihan semata, tetapi nanti juga ada pendampingan khusus agar para peserta bisa benar-benar berkembang dan mandiri,” ujar Rian.
Ia menyebut pelatihan mencakup empat materi utama, mulai dari pengolahan produk, branding, motivasi usaha, hingga pendampingan lanjutan bagi peserta yang ingin mengembangkan bisnis.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari anggota DPRD Gresik, Ricke Mayumi, yang hadir langsung dalam acara tersebut. Ricke menilai pelatihan semacam ini penting untuk memperkuat peran perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarga.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk memberdayakan perempuan di Kabupaten Gresik. Kami ingin kaum ibu tidak hanya terampil di dapur, tetapi juga berdaya secara ekonomi, memiliki kepercayaan diri, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk membantu kesejahteraan keluarga,” tegasnya.
Ia berharap kolaborasi antara komunitas kreatif, pelaku usaha, dan pemerintah dapat melahirkan ekosistem wirausaha baru yang kreatif dan mandiri di Gresik.
Selama hampir lima jam, para peserta melakukan praktik langsung membuat kue bolen pisang dan aneka pastry. Selain keterampilan memasak, materi pemasaran digital juga menjadi perhatian utama dalam pelatihan tersebut.
Salah satu peserta, Iis Zaiyinah, mengaku mendapatkan pengalaman baru terkait pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung promosi usaha.
Baca juga: Ingatkan Pentingnya Digital Marketing, Komisi II DPRD Gresik Ajak UMKM Manfaatkan Teknologi
“Yang paling berkesan adalah penerapan AI untuk membuat poster jualan. Jadi lebih mudah membuat media promosi yang menarik,” kata perempuan asal Ujungpangkah itu.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan berani memulai usaha mandiri dari rumah dengan memadukan keterampilan teknis dan strategi pemasaran digital agar mampu berkembang dalam skala rumah tangga maupun profesional.
