INFOGRESIK – Dukungan terhadap Bakal Calon Bupati (Bacabup) Gresik Muhammad Syahrul Munir untuk berlaga di Pilkada 2024 terus mengalir. Terbaru, relawan Kecamatan Menganti menggelar deklarasi untuk politisi muda PKB tersebut.
Deklarasi yang diadakan pada Rabu 24 Juli 2024 ini semakin menambah daftar dukungan relawan dari berbagai kecamatan di Gresik.
Dalam deklarasi tersebut, relawan Kecamatan Menganti menitipkan lima persoalan, yakni pengangguran, infrastruktur yang belum mapan, pendidikan yang belum terjangkau, kesejahteraan guru, persoalan banjir, semerawutnya tata ruang, serta menyempitnya lahan pertanian.
Relawan Gresik Mentas Menganti Azizah menyampaikan bahwa wilayahnya terdapat banyak pabrik, namun belum memberikan dampak pada warga lokal karena tingginya angka pengangguran.
“Banyak pekerja dari luar Menganti. Bahkan luar Gresik,” kata Azizah.
Tak hanya itu, dia juga menyoroti persoalan infrastruktur, mulai rusaknya jalan, saluran air, sanitasi, hingga instalasi pengolahan air limbah.
“Menganti itu pemukiman padat penduduk, infrastruktur masih banyak yang kurang. Persoalan selanjutnya yaitu banjir, di Menganti banjir masih ada, padahal mobilitas masyarakat tinggi, karena mayoritas pekerja,” bebernya.
Hal senada juga disampaikan Muntholib, seorang guru swasta di Menganti. Dia mengeluhkan kesejahteraan para pengajar ditengah mahalnya biaya pendidikan. Termasuk tingginya anak putus sekolah.
“Guru swasta di Menganti kesejahteraannya kurang. Kami berharap mas Syahrul bisa mengupayakan peningkatan kesejahteraan guru,” harap Muntholib.
Lebih lanjut, Muntholib juga meminta, jika nanti Syahrul diamanahi oleh masyarakat menjadi Bupati Gresik, harus bisa melaksanakan kebijakan dengan tegas, terutama soal tata ruang.
“Karena banyak lahan pertanian berubah jadi kavlingan atau permukiman, tentu bisa mengancam kedaulatan pangan Kabupaten Gresik,” ucapnya.
Merespons hal itu, Bacabup Gresik Syahrul Munir mengaku berterimakasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya untuk maju di Pilkada Gresik.
Terkait keluhan warga, pria asal Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar ini menjelaskan bahwa dirinya bersama tim sudah merumuskan program Gresik Mentas. Termasuk cara mengatasi lima problem yang disampaikan warga Menganti.
“Itu semua berhubungan dengan indeks pembangunan manusia (IPM), sehingga kunci mewujudkan kesejahteraan masyarakat ya mengurai lima masalah tadi dengan solusi konkret,” terang Syahrul didampingi Anggota DPRD Gresik Abdullah Hamdi.
