INFOGRESIK – Progres pembangunan Jembatan Manyar Lama (Jembatan No. 10B) di Kabupaten Gresik telah mencapai 75,88 persen. Proyek yang dikerjakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali itu ditargetkan rampung pada September 2026.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.3 Jawa Timur, Yudi Dwi Prasetya, mengatakan pengerjaan jembatan yang dibongkar sejak 2 April 2026 tersebut masih berjalan sesuai target. Untuk mengejar penyelesaian, pekerjaan dilakukan hingga lembur.
“Progres saat ini sudah 75,88 persen. Kami lembur terus. Target selesai bulan September 2026,” ujar Yudi, Jumat (10/7/2026).
Selama proses pembongkaran dan pembangunan berlangsung, arus lalu lintas dialihkan sepenuhnya ke Jembatan Manyar baru yang berada di sisi jembatan lama. Rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan menghindari kemacetan selama proyek berlangsung.
Baca juga: Jembatan Manyar Lama Gresik Dibongkar Besok, Target Rampung Agustus 2026
Pembangunan kembali Jembatan Manyar Lama bertujuan meningkatkan kapasitas jalan nasional di kawasan Manyar yang selama ini menjadi salah satu titik rawan kepadatan di jalur Pantura Jawa Timur.
Keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan memperlancar arus logistik, terutama menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE (Java Integrated Industrial and Ports Estate), sehingga mendukung aktivitas industri dan distribusi barang di wilayah Gresik.
