INFOGRESIK – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti acara Preaching and Talk Show Special 31st Milad of Mugeb Primary School yang digelar SD Muhammadiyah 1 GKB (SD Mugeb) Gresik pada Minggu (12/4/2026). Kegiatan ini menjadi puncak peringatan Milad ke-31 sekaligus momentum napak tilas perjalanan sekolah dari masa perintisan hingga kini menjadi sekolah unggulan nasional.
Acara tersebut dihadiri jajaran kepala sekolah dari periode pertama hingga saat ini, guru purnatugas, serta perwakilan keluarga mendiang kepala sekolah. Dalam sesi talk show, para mantan kepala sekolah berbagi kisah perjuangan saat merintis SD Mugeb di Randuagung, Kebomas, pada tahun 1995.
Kepala SD Mugeb, Fony Libriastuti, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa para pendahulu. Sebagai simbol apresiasi, dilakukan prosesi tanda tangan dan foto bersama yang akan diabadikan sebagai jejak sejarah sekolah.
“Dulu para kepala sekolah harus berjuang mencari siswa. Namun berkat dedikasi mereka, kini masyarakat yang justru mencari kami. Bahkan, antrean inden masuk sekolah sudah mencapai dua tahun dengan total hampir 1.000 siswa aktif,” ujar Fony.
Fokus Masa Depan: Koding dan AI
Tak hanya mengenang masa lalu, momentum milad ini juga menegaskan komitmen SD Mugeb dalam menjawab tantangan masa depan. Saat ini, SD Mugeb telah menyandang status sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
“Kami sudah menerapkan pembelajaran KKA sejak kelas 3. Siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga belajar membuat pemrograman sederhana hingga game,” imbuhnya.
Keberhasilan SD Mugeb dalam memadukan kurikulum internasional, pendidikan karakter Islami, dan teknologi mutakhir menjadikannya dinobatkan oleh Pengurus Pusat Muhammadiyah sebagai Sekolah Unggul Utama, serta masuk dalam jajaran 60 sekolah Muhammadiyah terbaik di Indonesia.
Acara ditutup dengan ramah tamah dalam suasana Syawal, memperkuat komitmen seluruh elemen sekolah untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan pendidikan global tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah.
